Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

2 Gajah Tunggal Masuk ke Permukiman, Rusak Pondok Gabah

RuSAk: Inilah pondok gabah yang dirusak oleh dua ekor gajah tunggal di kabupaten OkI, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. -foto: ist-

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Dua ekor gajah tunggal termonitor masuk ke permukiman dan kebun warga di tiga desa yakni Bukit Batu, Jadi Mulya, dan Tirta Mulya. Gajah tersebut makan pisang di kebun dan merusak pondok gabah.

Syukron, warga Desa Bukit Batu mengaku, gajah tunggal terkucil dari kawanannya masuk perkebunan sawit milik PT Selatan Agro Makmur Lestari (SAML) divisi III jalur 23 Desa Tirtamulya. "Gajah tunggal ini gajah stres, tidak bisa digiring secara manual. Memakai letusan mercon bukan takut, tapi malah mengejar,"ungkapnya.

Beberapa tahun lalu gajah yang menyerang warga hingga meninggal dunia adalah gajah tunggal.

Sementara pondok berisi gabah milik warga Desa Bukit Batu dirusak dan dikeluarkan tumpukan karung dan dimakan gajah.

Dirinya orang paling depan selama ini dalam konflik gajah dan manusia. Sukron yang menggiring gajah menuju HTIi yang dibantu warga setempat. Tanpa Syukron, tidak ada yang berani menggiring gajah.

BACA JUGA:Kembang Kuping Gajah Tanaman Hias Daun Lebar Mirip Kuping Gajah, Bikin Rumah Auto Estetik

BACA JUGA: Bagikan Buku Ajar Tentang Gajah Sumatera Ke-5 SD di Wilayah Kecamatan Air Sugihan OKI

Camat Air Sugihan, Ardhiles mengungkapkan, kalau di Desa Jadi Mulya sudah termonitor tapi di Desa Bukit Batu dan Tirta Mulya belum termonitor." Kami sudah menginformasikan Tim dari BKSDA sudah turun ke lapangan pada Selasa (20/5),"terangnya kemarin (21/5).

Ditambahkannya, dua ekor gajah tunggal ini merupakan jantan muda kondisi seperti itu biasanya gajah akan diasingkan dari kelompok sehingga gajah ini menyisir kebun dan pemukiman warga.

Misalnya gajah melihat pisang mereka makan pisang karena pisang merupakan kesukaan gajah, jadi kalau melihat ada pisang atau ubi kayu biasanya akan mereka makan.

Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumsel, Zaman Kamaru menambahkan, pihaknya sudah menurunkan satu tim ke lokasi dan dari laporan tim gajah ada yang merusak kebun di sana.

Untuk saat ini pihaknya masih berusaha untuk menggiring gajah agar kembali masuk ke kawasan hutan dan ini butuh waktu agar gajah bisa segera masuk ke dalam kawasan mereka. "Kami bersyukur dibantu masyarakat sekitar dan pihak ke-3," bebernya.

BACA JUGA: Bagikan Buku Ajar Tentang Gajah Sumatera Ke-5 SD di Wilayah Kecamatan Air Sugihan OKI

BACA JUGA:Belantara Foundation Latih Guru SD Ajarkan Konservasi Gajah Sumatra Lewat Buku Edukatif Menarik

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan