Saling Debat Warnai Sidang Paripurna
APBD 2025: Anggota DPRD OKU laksanakan rapat paripurna bahas APBD 2025. FOTO: BERRY/SUMEKS--
"Saya minta ini dicatat apa yang disampaikan fraksi demokrat. Kami tidak mau ada tuduhan yang tidak berdasar," ujarnya.
Sempat terjadi saling sahutan, begitu juga dari fraksi PPP yang sepakat dengan apa yang disampaikan fraksi PPP.
Lainnya, anggota DPRD OKU, M Saleh Tito dari PKN menyampaikan harapan supaya anggota dewan yang belum masuk dalam AKD bisa difasilitasi dalam memilih pimpinan di komisinya.
Iklan Google/Link Sponsor
Hanya saja menurut wakil ketua Parwanto untuk pembahasan AKD sudah lewat karena sudah disahkan.
Parwanto dengan tegas menyampaikan tidak akan merubah apa yang sudah ditandatangani dan sudah sah secara legalitas.
"Saya dari Fraksi Gerindra ditegur pimpinan kalau melanggar aturan saya akan diPAW," tegasnya seraya menyampaikan kalau nama anggota dewan yang baru menyusul dimasukan dalam susunan AKD belum dilegalkan.
Sebelum sidang paripurna selesai sejumlah anggota dewan yang namanya belum dilegalkan dalam AKD terlihat keluar ruangan sidang.
BACA JUGA:DPRD Fokus Bahas Raperda APBD 2025
BACA JUGA:APBD 2025 Prabumulih Tembus Rp1,172 Triliun: Pakta Integritas KUA-PPAS Disepakati Wali Kota dan DPRD
Penjabat Bupati OKU M Iqbal Alisyahbana menyampaikan paripurna tersebut menjadi langkah awal untuk bisa secepatnya menetapkan APBD 2025 bersama DPRD OKU.
Untuk kemaslahatan masyarakat. Mudah mudahan nanti bisa ditetapkan dalam bentuk Perda," ujarnya. (bis/lia)
