Gedung Ditlantas Polda Sumsel Ikut Digeruduk Massa, 3 Mobil dan Pos Jaga Dibakar
Mobil di halaman Ditlantas Polda Sumsel Jl POM IX dibakar massa yang anarkis, Sabtu (30/8) tengah malam. -Foto: ist-
SUMATERAEKSPRES.ID-Siaga penuh terhadap aksi anarkis lanjutan, jajara TNI dan kepolisian masih terus berjaga di depan pintu gerbang DPRD Sumatera Selatan.
Tampak pagar sudah rusak usai di amuk massa pada Minggu (31/8) dinihari.
Hasil pantauan Minggu 31 Agustus 2025 pagi, tampak berbagai kerusakan pasca aksi anarkis sekelompok massa yang konvoi naik sepeda motor ke kawasan simpang lima DPRD Sumsel.
Rupanya, aksi anarkis juga menyasar ke area gedung Ditlantas Polda Sumsel di Jl POM IX Palembang.
BACA JUGA:Aksi Anarkis di Palembang, Massa Rusak Pagar DPRD Sumsel dan Bakar Kendaraan
Tampak pos dekat pintu masuk halaman gedung Ditlantas hangus terbakar.
Dua mobil patroli dan mobil pelayanan Samsat ikut dibakar dan dirusak massa. Pagi ini tingkat kerangkanya saja, tanpa kepulan asap lagi.
Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru SH MM mengingatkan, Sumsel selama ini dikenal dengan semangat zero conflict. Minim gesekan sosial dan tinggi tingkat toleransi.
Hal tersebut merupakan modal utama dalam menjaga persatuan dan kelancaran pembangunan di Bumi Sriwijaya.
BACA JUGA:Konvoi Naik Motor, Massa Anarkis Rusak Pagar DPRD Sumsel,
BACA JUGA:Penjarahan di Rumah Uya Kuya! Kucingnya Ikut Diambil
"Mari kita rawat kerukunan, jangan sampai terpengaruh isu luar yang bisa memecah belah. Toleransi antarsuku, antaragama, dan antarprofesi adalah aset kita,” tegasnya.
