Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Kerihin Anyar Angkat Produk UMKM Kreatif, Kecamatan Gandus

Tim juri Lomba Kampung Kreatif 3025 saat melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Kerihin Anyar di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Rabu (20/8).-foto: budiman/sumeks-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Produk UMKM cukup banyak dihasilkan oleh masyarakat seputaran Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus. Hal ini menimbulkan inisiatif Pemerintah Kecamatan untuk menjadikan Gedung Kerihin Anyar sebagai sentra penjualan UMKM/UP2K, seperti kerupuk kemplang, pempek, keripik, kue kering, aneka makanan manisan kates, permen jadul, dan lainnya.

Camat Gandus, Jufriansyah S.STP., M.Si melalui  Lurah Karanganyar, Teguh menjelaskan Kampung Kerihin Anyar merupakan Kampung UMKM/UP2K yang merangkul dan memasarkan sejumlah produk UMKM yang ada di Kelurahan Karanganyar. “Kita mendirikan kampung ini karena ingin mengoptimalkan bantuan dari pemerintah pusat dan membantu penjualan dan peningkatan pendapatan UMKM,” ujarnya di sela-sela peninjauan lapangan oleh Dewan Juri Lomba Kampung Kreatif Ke-VI Tahun 2025, Rabu (20/8).

Menurut Teguh, konsep kampung ini sesuai dengan tema lomba, yaitu “Dalam Rangka Peningkatan Kreativitas dan Ekonomi Kerakyatan melalui 17 Subsector Ekonomi Kreatif” yang salah satunya Kategori Kuliner. “Semula kita mendapat bantuan Pemerintah Pusat dari Program Live Lihood Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) tahun 2021. Karena di Karanganyar banyak terdapat UMKM, maka kita usulkan bantuan itu digunakan untuk membangun gedung dan dapur produksi UMKM,” tuturnya.

Gedung ini dapat digunakan untuk memasarkan produk UMKM/UP2K secara gratis tanpa biaya sewa. “Diharapkan adanya Gedung Kerihin Anyar bisa menjadi ruang bagi masyarakat memajukan UMKM-nya menjadi lebih baik dan naik kelas, serta menjadi pusat oleh-oleh bagi pelancong yang ke Palembang. Selain pemasaran offline, Kampung Kerihin Anyar juga memasarkan produk via media sosial, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan lainnya.

BACA JUGA:Perluas Pasar, 792 UMKM Isi 23 Rest Area, Di Tol Trans Sumatera

BACA JUGA:QRIS BRI Permudah UMKM di Lahat, Pelaku Usaha Kopi Rasakan Manfaat Digitalisasi

Salah satu pelaku Usaha Kampung Kerihin Anyar, Ai Sudartini menjelaskan keberadaan Gedung Kerihin Anyar ini sedikit banyak membantu promosi produk yang ia tawarkan ke konsumen. Meski selama ini omset yang ia peroleh belum terlalu besar. “Rata-rata sebulan omset bersih mungkin sekitar Rp1 juta, tapi kalau momen Lebaran bisa sampai Rp5-6 juta per bulan,” ujarnya. Tentu ini cukup membantu perekonomian keluarganya.

Namun, Ai berharap memperoleh pembinaan dan pendampingan dari pemerintah supaya usahanya bisa lebih maju. Karena beberapa kelemahan produk UMKM ini misalnya tidak memenuhi standar perizinan seperti NIB, BPOM, logo halal, dan paten. “Kami harap pemerintah mempermudah pengurusan izin supaya produk kami mendapat kepercayaan di konsumen,” pintanya. Saat ini beberapa produk dijual di antaranya keripik singkong Boskie, makanan ringan UP2K PKK Madani, manisan kates KSM Madani. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan