Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Sebagai Tempat Produksi dan Pusat Pelatihan Warga, Pembangunan Green House

BANGUN: Pemerintah Desa (Pemdes) Petalung, Kecamatan Lais membangun proyek Green House untuk memenuhi kebutuhan sayur sehat secara mandiri. -FOTO: YUDHI/SUMEKS-

SEKAYU, SUMATERAEKSPRES.ID  - Inovasi luar biasa dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Petalung, Kecamatan Lais, dalam mewujudkan ketahanan pangan. ‘’Kita membangun green house berukuran 12 x 8 meter. Bangunan ini diperuntukkan khusus untuk penanaman dengan system hidroponik,’’ ujar Kepala Desa Petaling, Ifiat SPdI.

Proyek Green House ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 145 juta. Dana yang dialokasikan untuk membangun struktur dan fasilitas pendukung agar proses bercocok tanam bisa berjalan optimal. ‘’Dengan menggunakan sistem hidroponik, desa mampu menanam berbagai jenis sayuran seperti selada, bayam, kangkung, dan pakcoy,’’ jelasnya.

Sistem hidroponik ini sangat efektif karena menggunakan media air tanpa tanah, sehingga lebih efisien dalam penggunaan air dan lahan. "Kami ingin masyarakat dapat memanfaatkan teknologi ini untuk memenuhi kebutuhan sayur sehat secara mandiri,” jelasnya.

Green House ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi, tetapi juga sebagai pusat pelatihan bagi warga desa.  ‘’Masyarakat diajarkan cara menanam, merawat, dan memanen tanaman hidroponik sehingga dapat mengembangkan keterampilan baru yang bermanfaat,’’ ujarnya.

BACA JUGA:Bangun Green House Hidroponik, Beri Makanan Tambahan Bergizi

BACA JUGA:Budidayakan 20 Jenis Anggur, Lakukan Penanaman di Green House

Inovasi ini juga menjadi langkah strategis menghadapi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan pertanian yang semakin menyempit.  "Dengan Green House hidroponik, produksi sayuran tidak lagi tergantung pada musim atau kondisi tanah, sehingga ketahanan pangan desa bisa lebih terjamin," ungkapnya.

Selain aspek ketahanan pangan, proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga.  "Sayuran hasil budidaya akan dipasarkan di pasar lokal dan sekitarnya sehingga dapat memberikan sumber pendapatan baru bagi masyarakat," pungkasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan