Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Perpustakaan Tak Hanya Tempat Baca, Lewat Seminar dan Beda Buku Jadi Pusat Pengembangan Diri

TUTUP KEGIATAN: Foto bersama peserta dan narasumber pada sesi penutupan seminar dan bedah buku selama tiga hari di Dinas Perpustakaan Provinsi, kemarin (7/8).-foto: neni/sumeks-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Pelaksanaan seminar dan bedah buku yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) selama tiga hari di Aula  Dinas Perpustakaan Provinsi resmi ditutup oleh Kepala Bidang  (Kabid) Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Amir Sutisna AKs. 

Amir Sutisna AKs, mengatakan, dengan kegiatan ini pihaknya berharap  Perpustakaan tidak hanya untuk tempat  membaca tapi juga pusat pengembangan ilmu pengetahuan. 

"Lewat perpustakaan banyak bisa dilakukan mulai dari  motivasi diri untuk lebih berkembang, menggali informasi seluas-luasnya hingga pusat pengembangan diri," ujarnya di sela menutup acara. 

Perpustakaan juha bisa menjadi tempat menyaring informasi, bahka  perpustakaan Provinsi Sumsel ada program membaca nyaring  dan membaca cepat. "Ini bisa diikuti oleh siapa saja bahkan bisa diakses  secara online program yang sejalan dengan program pemerintah pusat," sebutnya. 

Dalam kesempatan ini, Amir juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mwmbatu dan berpartisi dalam kegiatan ini. "Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan membantu kegiatan ini," ungkapnya seraya mengatakan banyak program telah dilakukan Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel guna meningkatkan literasi di kalangan masyarakat Sumsel. 

BACA JUGA:Tingkatkan Literasi Membaca-Menulis, Dinas Perpustakaan Sumsel Gelar Seminar Bedah Buku Bersama 3 Penulis

BACA JUGA: Tingkatkan Budaya Literasi dan Minat Baca, Dinas Perpustakaan Gelar Lomba Meresensi Buku

Sementara salah satu narasumber kegiatan di hari terakhir. Dr Najmah  selaku Dosen Unsri penggiat literasi pendiri Kampung Pandai, berjudul English is Fun. "Buku ini menceritakaan terkait Kampung Pandai dari pengertian  hingga hal lainnya yang menyangkut Kampung Pandai," katanya di hadapan para peserta saat beda buku. 

Ia menjelaskan, Kampung Pandai, kegiatan belajar Bahas Inggris non formal untuk anak-anak dengan metode belajar sambil bermain. "Prinsip Kampung Pandai belajar mendengarkan, mendengarkan sambil belajar, ownership (kepemilikan), keikhlasan,  bahasa sederhana, gotong royong bersama kaum hawa dan  mulai dari lingkungan terdekat," tandasnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan