AI Bukan Musuh: Inilah 12 Jurusan Paling Dicari di Era Kecerdasan Buatan
12 Jurusan Paling Dicari di Era Kecerdasan Buatan atau AI-Foto: sumateraekspres.id-
SUMATERAEKSPRES.ID – Ketika mendengar istilah Artificial Intelligence (AI), banyak orang langsung membayangkan robot humanoid yang menggantikan tenaga manusia.
Ketakutan itu makin kuat dengan berita-berita seputar otomatisasi dan disrupsi pekerjaan.
Namun, realita yang berkembang di dunia profesional justru berbeda: AI bukanlah pesaing, melainkan alat bantu yang memperkuat kemampuan manusia.
BACA JUGA:11 Jurusan Kuliah yang Rentan Tergusur AI, Mahasiswa Diminta Adaptif Hadapi Tantangan Teknologi
BACA JUGA:AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang: 7 Jurusan Kuliah Ini Paling Siap Jadi 'Penunggang' Kecerdasan Buatan
12 Jurusan Paling Dicari di Era Kecerdasan Buatan atau AI
AI dan Manusia: Kolaborasi, Bukan Kompetisi
AI bukan hadir untuk menghapus peran manusia dari ekosistem kerja, tapi untuk meningkatkan efisiensi dan membuka peluang baru yang sebelumnya tidak mungkin terjadi.
Sejarah revolusi industri membuktikan bahwa setiap lonjakan teknologi selalu menciptakan lapangan kerja baru—hanya saja, bentuknya berubah.
BACA JUGA:AI Bisa Ambil Alih Pekerjaanmu, Tapi Tidak dengan Orang yang Bisa Menguasainya.
BACA JUGA:10 Jurusan Kuliah yang Tak Bisa Digantikan Teknologi AI, Gaji Fantastis dan Karier Menjanjikan
Dengan kecerdasan buatan, kita memasuki era baru yang tidak lagi menitikberatkan pada siapa yang paling cepat atau kuat secara fisik, melainkan siapa yang paling adaptif secara intelektual dan emosional.
Kemampuan berpikir kritis, kolaborasi antar-disiplin, serta keterampilan komunikasi menjadi penentu utama daya saing tenaga kerja masa kini.
12 Jurusan Kuliah dengan Prospek Karier Paling Cerah di Era AI
Di bawah ini adalah 12 jurusan kuliah yang sangat relevan dan semakin dicari seiring berkembangnya teknologi AI:
1. Data Science
Lulusan jurusan ini menjadi "penambang emas" di era data. Mereka bertugas menyaring, menganalisis, dan menginterpretasikan data dalam jumlah besar untuk mengungkap insight strategis.
Perusahaan di semua sektor, dari e-commerce hingga kesehatan, berlomba mencari Data Scientist untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
