JCH Sumsel Terbang 3 Mei dari Bandara SMB 2 Palembang ke Tanah Suci, Total 22 Kloter Termasuk Babel
KOPER HAJI: Jajaran Bidang PHU Kanwil Kemenag Sumsel sedang mengecek koper-koper jemaah haji yang akan dibagikan kepada Kemenag kabupaten/kota.-foto: ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Bandara Sultan Mahmud (SMB) 2 Palembang akan mulai melayani penerbangan jemaah calon haji (JCH) Sumsel pada 3 Mei 2025. Kepastian itu diungkap Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, R Iwan Winaya.
Ia mengatakan, persiapan Bandara SMB II sebagai bandara yang melayani penerbangan haji telah dimatangkan. "Ini sudah minggu kedua April, artinya tidak lama lagi kita sudah melaksanakan embarkasi haji," ujarnya.
Dikatakan Iwan, pihaknya mendapatkan informasi akan ada 22 kelompok terbang (Kloter) JCH yang akan diterbangkan langsung dari Bandara SMB 2 menuju Tanah Suci. "Ini termasuk JCH dari Bangka Belitung," kata dia.
Untuk persiapan pemberangkatan dan kepulangan haji, Iwan menambah pihaknya sudah melakukan rapat secara internal. Kemudian mempersiapkan berbagai fasilitas yang dibutuhkan.
"Haji ini merupakan kegiatan tahunan, jadi kita bisa melakukan monitoring dan evaluasi dari pelaksanaan ibadah haji tahun sebelumnya. Intinya kami secara internal sudah menyiapkan semuanya," pungkasnya.
BACA JUGA:Masih 1.551 JCH Sumsel Belum Lunasi Ongkos Haji, Pelunasan Tahap 2 Mulai 24 Maret - 17 April
BACA JUGA: Tak Berubah, Kuota JCH Sumsel Musim Haji 1446 H Tetap 7.012 Orang
Tahun ini, ada tiga maskapai yang akan mengangkut JCH Indonesia ke Tanah Suci. Yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Saudi Airlines. Kementerian Agama (Kemenag) telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pengangkutan Udara Jemaah Haji Reguler dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Tahun 1446 H/2025 M dengan Garuda pada 27 Februari lalu.
“Tahun ini Kementerian Agama harus bernegosiasi dengan 3 maskapai yang berbeda dan 3 karakter yang berbeda, dan ini sebuah pekerjaan dan pengalaman yang baru,” ungkap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag RI, Hilman Latief.
Menurutnya, setelah menyelesaikan urusan MoU dengan maskapai, Kemenag akan fokus dengan persiapan jemaah seperti pengkloteran, pemvisaan, dan jadwal keberangkatan dari tiap embarkasi. “Mudah-mudahan pada haji tahun ini kita bisa bergandengan tangan dan bersama-sama mempersiapkan layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” harap Hilman.
Untuk 2025 ini, Garuda Indonesia akan mengangkut jemaah haji Indonesia dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan perkiraan 90.933 orang dari 7 embarkasi. Rinciannya, embarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 4.412 jemaah, embarkasi Medan (KNO) 8.398 jemaah, dan embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) 18.223 jemaah. Lalu, embarkasi Solo (SOC) 33.806 jemaah, embarkasi Balikpapan (BPN) 5.756 jemaah, embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 15.804 jemaah, dan embarkasi Lombok (LOP) 4.534 jemaah.
Sedangkan Lion Air hanya akan melayani dua embarkasi yakni Padang (PDG) dan Banjarmasin (BDJ).Untuk itu, Lion Air akan mengoperasikan pesawat tipe Airbus 330 dengan kapasitas 423 orang/penumpang.
BACA JUGA:Hotel JCH Sumsel Dekat Masjidil Haram, Di Wilayah Jarwal
