Lebih Praktis, Butuh Dana Cepat
Suhel, SE MSi FOTO: NENI/SUMEKS--
LEBARAN,, SUMATERAEKSPRES.ID merupakan momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Selain sebagai waktu untuk berkumpul dengan keluarga dan teman, Lebaran juga menjadi kesempatan untuk membeli dan menggadaikan emas.
Pengamat Ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel) sekaligus Dosen Ekonomi Fakultas Ekonomi Unsri Dr. Suhel, SE, M.Si. mengatakan, setiap tahun, menjelang Lebaran, banyak orang yang membeli emas sebagai investasi dan sebagai simbol kemakmuran. "Emas menjadi pilihan karena nilainya yang stabil dan cenderung meningkat seiring waktu,"ujarnya.
BACA JUGA:Mudik Tanpa Terbebani Biaya Transportasi, Program Mudik Gratis Pegadaian
BACA JUGA:Pegadaian Hadirkan Layanan Titipan Emas, Kenyamanan Mudik Lebaran 2025
Selain membeli emas, banyak orang juga yang menggadaikan emas mereka untuk memenuhi kebutuhan lebaran. "Menggadaikan emas menjadi pilihan karena dapat memberikan dana tunai yang cepat dan mudah," terangnya
Biasanya orang yang membeli emas jelang lebaran beralasan Investasi Emas menjadi pilihan investasi yang stabil dan menguntungkan karena nilainya cenderung meningkat seiring waktu.
Selain itu, emas menjadi simbol kemakmuran dan keberhasilan dalam masyarakat Indonesia. "Membeli emas menjelang Lebaran dapat membantu memenuhi kebutuhan Lebaran, seperti membeli pakaian baru, makanan, dan hadiah," terangnya seraya mengatakan, membeli emas menjelang Lebaran juga menjadi tradisi dalam masyarakat Indonesia, sebagai simbol kemakmuran dan keberhasilan.
BACA JUGA:Festival Ramadhan Pegadaian 2025 Sukses Melebihi Target Pengunjung dan Transaksi
BACA JUGA:Hukum Gadai Emas Menurut Islam
Alasan menggadaikan emas menjelang lebaran kebanyakan mereka butuh dana tunai. "Menggadaikan emas dapat memberikan dana tunai yang cepat dan mudah untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
Menggadaikan emas dapat membantu memenuhi kebutuhan Lebaran bagi mereka yang memiliki keterbatasan dana. Menggadaikan emas dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, tanpa perlu melalui proses yang rumit,"tandasnya. (nni)
