Angkot Feeder Hubungkan Penumpang dengan LRT, Ongkos Tetap Gratis, Kini Punya 8 Koridor

ANGKOT FEEDER GRATIS : Angkutan feeder LRT Musi Mas melintasi di bawah stasiun LRT. Naik feeder ini gratis, khususnya bagi penumpang LRT dengan 8 rute (tujuan) dalam Kota Palembang. -foto: sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Beberapa penumpang terlihat menunggu angkutan pengumpan (feeder) LRT Musi Mas setelah turun dari Stasiun LRT RSUD Provinsi Sumsel, kemarin sore (1/4). “Mau pulang ke Sukabangun dari liburan di Palembang Icon Mall,” ujar Santi (32). Dia memanfaatkan waktu libur Lebaran dengan berbelanja dan nonton bioskop di mall, tapi tidak bawa angkutan pribadi.
“Picon Mall kan deket Stasiun LRT Bumi Sriwijaya, jadi memilih naik LRT yang ongkosnya cuma Rp5 ribu. Kebetulan feeder LRT ini juga lewat rumah saya di Sukabangun, ongkosnya gratis. Ketimbang naik motor pribadi, lebih baik naik angkutan umum ini,” terangnya lagi.
Santi mengaku sudah 2 tahun terakhir memanfaatkan moda transportasi umum ini, karena ia tak perlu mengeluarkan ongkos dan bisa hemat kemana saja. “Di momen Lebaran ini kan feeder LRT Musi Mas dan LRT masih beroperasional, ya sayang tidak dimanfaatkan. Mau ke mall, ke bandara, Pasar 16 Ilir tidak susah koneksinya. Angkutannya juga cepat dan bebas macet,” imbuhnya.
Ke Punti Kayu pas sama keluarga kemarin, ia tinggal turun di Stasiun LRT Punti Kayu. “Penumpang feeder ini cukup ramai, termasuk pada Lebaran kali ini,” terangnya. Sopir LRT Musi Mas Koridor 6, Zainal Fikri menjelaskan kapasitas penumpang angkot feeder 9 orang, dilengkapi dengan fasilitas AC.
Ia biasa menunggu penumpang sampai penuh di samping Stasiun LRT RSUD Sumsel. “Penumpang gratis, Lebaran kami masih jalan karena tetap banyak penumpang. Kami sudah digaji, begitu pula uang bensin mobil juga ditanggung,” ujarnya. Jika dapat shift pertama, Zainal mangkal sejak jam 5 subuh sampai jam 1 siang, setelahnya sopir lain melanjutkan shift kedua hingga jam 9 malam.
BACA JUGA:Palembang Tambah Angkot Feeder Koridor Asrama haji-talang betutu
BACA JUGA:Hadirkan Feeder Prioritas, Tersedia di 5 Koridor, Lebih Efisien
Pengawas Operasional Feeder LRT Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS), Bela Sintia menerangkan sehari feeder LRT Musi Mas mengangkut lebih dari seribu penumpang per koridor. “Total kita handel langsung 25 unit, beroperasi di 5 koridor selama 16 jam sehari atau 8 jam per shift. Kita punya 50 sopir feeder,” tuturnya. Diakuinya, pada momen Lebaran, penumpang makin ramai, banyak yang berlibur dan berwisata menggunakan LRT, dan angkot feeder ini sebagai pengumpannya.
Ada 51 unit New Oplet Musi Emas beroperasi di 7 koridor (rute). Lima koridor di antaranya dibiayai langsung Kemenhub RI melalui BPKARSS, yaitu koridor 3 rute Stasiun Asrama Haji-Talang Betutu, 4 Stasiun LRT Polresta-Perumahan OPI, 5 Stasiun DJKA-Terminal Pasar Plaju, 6 Stasiun RSUD-Sukawinatan, dan 7 Stadion Kamboja-Bukit Siguntang via Stasiun Demang.
Dua lagi dihandel Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, meliputi koridor 1 Talang Kelapa-Talang Buruk via Stasiun Asrama Haji dan koridor 2 Stasiun Asrama Haji-Sematang Borang melalui Jl Noerdin Pandji. Nah pada awal Maret lalu, Pemkot Palembang membuka koridor 8, Talang Betutu-LRT Asrama Haji.
"Kita melihat kebutuhan angkutan massal ini sangat penting dalam upaya memaksimalkan transportasi umum bagi masyarakat, termasuk di momen Idul Fitri. Dengan begitu masyarakat terbiasa naik angkutan umum untuk beraktivitas dan mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi. Ini akan menjadi solusi mengatasi macet di perkotaan," ungkap Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Kenyamanan penumpang menjadi perhatian utama. Tak hanya gratis, angkot feeder LRT ini dilengkapi fasilitas AC. “Selain ketepatan waktu dan kenyamanan, nilai lebih lainnya, jarak tunggu setiap perjalanan tidak lama. Karena itu saya berharap masyarakat bisa menikmati semua fasilitas transportasi ini,” tegasnya.
BACA JUGA:Tahun Depan Teman Bus Tinggal 2 Koridor, Bakal Jadi Feeder LRT
BACA JUGA:Integrasi Antar Moda Wujudkan GNKAU, Ongkos Feeder LRT Gratis, Perbanyak Rute Pinggiran