https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Kebakaran di Desa Air Hitam Diduga Berawal dari Ledakan, Polisi Ungkap Alasan Warga Takut Dekati Lokasi

Kebakaran hebat terjadi di Desa Air Hitam, Pali, setelah terdengar suara ledakan. Rumah milik Mersi Bin Mahyudin ludes terbakar, namun tidak ada korban jiwa. Kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta. Foto:Izul/Sumteraekspres.id--

PALI, SUMATERAEKSPRES.ID – Kebakaran hebat yang melanda rumah warga di Desa Air Hitam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan, Rabu (26/3), terungkap disebabkan oleh suara ledakan yang terdengar sebelum api membesar. 

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Mersi Bin Mahyudin (35), seorang pria yang berprofesi sebagai servis elektronik. Insiden ini membuat warga sekitar enggan mendekati lokasi kejadian.

Kapolres Pali AKBP Yunar Hotma Parulin Sirait melalui Kapolsek Penukal, AKP Dedi Kurnia, menjelaskan bahwa ledakan pertama kali terdengar oleh saksi mata, Agus Salim dan Iwan.

BACA JUGA:Pelayanan Capil di Prabumulih Tetap Buka Hingga Jumat, 28 Maret 2025

BACA JUGA: Rencana Wali Kota Prabumulih, Pasar Induk 24 Jam di Terminal, Pedagang Subuh dan M Yamin Akan Dipindah

“Mereka mendengar suara ledakan dari dalam rumah dan kemudian melihat asap putih yang keluar.

Ketika melihat hal itu, mereka langsung berteriak memberi tahu pemilik rumah,” kata AKP Dedi Kurnia.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran. Namun, mereka belum dapat memastikan asal usul api secara spesifik.

Diketahui, rumah tersebut terdiri dari dua lantai, namun lantai dua dalam keadaan kosong karena orang tua pemilik rumah sedang berada di Muba.

“Kami masih mendalami, apakah ada komponen yang hilang, seperti kompresor kulkas, yang bisa jadi penyebab ledakan,” tambah Kapolsek.

BACA JUGA:Lima Hari Jelang Lebaran, Rumah Warga di Pali Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

BACA JUGA:BRI Peduli Dukung Pemberdayaan Desa Berkelanjutan dengan PLTMH di Desa BRILiaN Jatihurip

Ledakan yang diikuti asap tebal membuat warga sekitar merasa takut dan tidak berani mendekati rumah yang terbakar.

Sebagian besar rumah di kawasan tersebut terbuat dari bahan kayu, menjadikan api cepat menyebar ditambah dengan tiupan angin yang kencang. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan