BSB Cabang Tebing Tinggi Salurkan Bantuan Sembako Melalui Program CSR untuk Masyarakat Kurang Mampu

BSB Cabang Tebing Tinggi salurkan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu menjelang Idul Fitri. Program CSR ini bagian dari upaya bersama mengatasi kemiskinan di Sumatera Selatan. Foto:Hendro/Sumateraekspres.id--
EMPATLAWANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Tebing Tinggi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan sembako.
Program ini merupakan bagian dari upaya serius untuk mempercepat penanganan kemiskinan di Kabupaten Empat Lawang serta wilayah Provinsi Sumatera Selatan secara keseluruhan.
Paket sembako yang disalurkan berisi 10 kilogram beras premium dan satu kardus mi instan.
Puluhan keluarga dari golongan ekonomi lemah menerima bantuan ini, yang diharapkan dapat mengurangi beban mereka, terutama menjelang perayaan Idul Fitri yang jatuh pada bulan Ramadan ini.
Ari Lesmana, Pimpinan BSB Cabang Tebing Tinggi, mengungkapkan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari Corporate Social Responsibility (CSR) BSB.
BACA JUGA:PT Semen Baturaja Bagikan Takjil ke Masjid dan Pengendara di Bulan Ramadan
BACA JUGA:Daftar Harga Terbaru Samsung Galaxy 5G di Indonesia per Maret 2025
"Kami sangat memahami bahwa menjelang Lebaran, harga kebutuhan pokok seringkali mengalami lonjakan.
Untuk itu, melalui program CSR ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ari Lesmana.
Program penyaluran bantuan sembako ini merupakan bagian dari program CSR BSB yang lebih luas, di mana sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan ke berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Ini menunjukkan komitmen BSB untuk mendukung masyarakat kurang mampu di seluruh wilayah provinsi.
Pj Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri, memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh BSB dalam menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.
BACA JUGA:Simulasi Kredit Suzuki Ertiga Hybrid 2025: Harga, DP, dan Angsuran Terbaru
BACA JUGA:Kuasa Hukum Sebut Pemeriksaan Finda akan Dilanjutkan, Karena Kondisi Sakit