https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya, Korban Diduga Meninggal Akibat Gagal Jantung

Seorang pria ditemukan meninggal di rumahnya di Palembang, dengan dugaan kematian akibat gagal jantung setelah mengonsumsi obat-obatan. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut. Foto:Nanda/Sumateraekspres.id--

SUMATERAEKSPRES.ID – Kejadian tragis menimpa Ade Ferdianto (45), seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Kamis (20/2/2025). 

Jenazah korban ditemukan oleh saksi, Stephanus Sarjono, yang datang untuk menjemput korban terkait pelunasan pembayaran rumah.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, melalui Kanit Inafis, Ipda Agus Wijaya, menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. 

BACA JUGA:PROLIGA 2025: Palembang Jadi Kota Penentu, Si Bayi Ajaib BSB Ingin Segera Rebut Tiket Final Four, Kito Pacak!

BACA JUGA:Pemboran Gunung Kemala-Lembak Sumbang Produksi Terbesar, PHR-Pemprov Sinergi Dukung Ketahanan Nasional

"Kami tiba di lokasi dan menemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi mulut mengeluarkan darah dan tubuh lebam, yang diduga akibat obat-obatan yang dikonsumsi," ujar Ipda Agus Wijaya.

Pihak kepolisian, yang telah mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi, menduga penyebab kematian korban terkait dengan riwayat penyakit kencing manis (diabetes) dan komplikasi lainnya yang dideritanya. 

Menurut keterangan saksi, korban memang rutin mengonsumsi obat-obatan untuk mengobati penyakitnya tersebut, yang kemungkinan berkontribusi pada terjadinya gagal jantung.

BACA JUGA:4 Data yang Wajib Valid Agar Tunjangan Sertifikasi Dapat Diproses dan Dibayarkan

BACA JUGA:Tertipu Kenalan Aplikasi Pertemanan, DS Rugi Puluhan Juta Rupiah

"Saksi mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit kencing manis dan komplikasi, yang membuatnya rutin mengonsumsi obat. Dugaan sementara kematian ini akibat gagal jantung," kata Ipda Agus Wijaya.

Saksi Stephanus Sarjono mengungkapkan bahwa ia datang ke rumah korban untuk menjemput Ade Ferdianto terkait pelunasan pembayaran rumah yang ia tempati. 

Namun, ketika ia memanggil korban berkali-kali dan tidak mendapat balasan, Stephanus merasa curiga. Ia pun memutuskan untuk masuk ke dalam rumah.

BACA JUGA:Pemanggilan PPG Mulai 24 Februari 2025, Ini Guru yang Jadi Prioritas Utama

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan