Kemendiktisaintek Paparkan Program Prioritas 2025, Akses Pendidikan Tinggi Berkualitas Jadi Fokus Utama
Kemendiktisaintek Paparkan Program Prioritas 2025, Akses Pendidikan Tinggi Berkualitas Jadi Fokus Utama-Foto: Dody/sumateraekspres.id-
JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyoroti komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi yang bermutu pada tahun 2025. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Satryo, mengungkapkan bahwa sektor pendidikan tinggi harus memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan nasional.
Dalam Taklimat Media yang diadakan pada Jumat (3/1/2025), Satryo menjelaskan Kemendiktisaintek Paparkan Program Prioritas 2025, Akses Pendidikan Tinggi Berkualitas Jadi Fokus Utama Kemendiktisaintek akan terus berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan Kementerian kami berperan aktif menjadikan pendidikan tinggi sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Pendidikan tinggi harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat,” jelas Satryo.
Kemendiktisaintek telah merumuskan serangkaian program prioritas yang dibagi dalam tiga direktorat jenderal, yaitu Ditjen Riset dan Pengembangan (Risbang) serta Ditjen Sains dan Teknologi (Saintek). Program prioritas tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
BACA JUGA:Aneh, Saat Rilis Akhir Tahun di Polres Mura Sehat, Ditahan di Polres Kepahiang Efendi Jadi Mayat
Program Prioritas Kemendiktisaintek 2025
Akses Pendidikan Tinggi Berkualitas dan Berdampak
Ekspansi akses pendidikan tinggi untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).
Inovasi dalam sistem pembelajaran dan kemahasiswaan.
Pengembangan kelembagaan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
BACA JUGA:SMA Unggulan Garuda Program Pendidikan Terbaik di Pulau Sumatera
Peningkatan kualifikasi serta kompetensi sumber daya manusia.
Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tinggi untuk mendukung proses belajar mengajar.