Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Terima Curhat, Perjuangkan Harapan

DISAMBUT: Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru SH MM bersama Bupati OKI H Muchendi Mahzareki serta Bunda Guru Sumsel Hj Febrita Lustia disambut para guru yang hadir dalam puncak peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 di GOR Biduk Kajang Kayuagung.- FOTO: NISA/SUMEKS-

Ia menyinggung masih adanya sekolah mulai dari SD hingga SMA/sederajat yang kondisinya masih memprihatinkan. Pemerintah, kata  Deru, terus merespons melalui program rehabilitasi serta pembangunan sekolah baru, termasuk lewat skema SD Inpres dan program lainnya.

Di hadapan ribuan guru, Deru kembali mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan dan wibawa profesi pendidik. Menurutnya, kualitas proses belajar mengajar (KBM) harus selalu menjadi prioritas agar guru tetap mendapat kepercayaan publik.

“Tidak ada langkah dalam proses KBM yang tidak terdeteksi. Kadang guru menjadi korban, kadang siswa. Namun semua tidak berarti jika kita tidak menghormati para pemberi ilmu. Pendidikan adalah tanggung jawab orang tua, guru membantu menjalaninya. Maka jangan hanya mencari celah kekurangan,” tegasnya.

Selain memberikan pesan moral, Gubernur juga menanggapi langsung sejumlah aspirasi yang disampaikan Ketua PGRI Sumsel. Termasuk persoalan infrastruktur sekolah, kekhawatiran terhadap insentif pada regulasi baru, hingga penempatan guru terutama PPPK yang belum sesuai kebutuhan daerah.

BACA JUGA:Guru PPPK Ditemukan Tewas Terikat di Indekos OKU

BACA JUGA:Guru PPPK di OKU Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Tangan dan Kaki Terikat

“Saya sebagai pembina guru akan tetap mendorong agar insentif guru dipertahankan. Terkait penempatan PPPK yang belum sesuai, kita akan mencari solusi terbaik tanpa melanggar aturan di atasnya,” tuturnya. Untuk itu, Pemprov akan kirim nota khusus ke DPR RI.

Ia juga mengusulkan agar seluruh kepala daerah bersama dinas pendidikan kabupaten/kota melakukan diskusi khusus untuk merumuskan solusi pendidikan Sumsel ke depan. Langkah ini, menurutnya, penting agar Sumsel mampu mencetak generasi hebat dalam menghadapi bonus demografi tahun 2045.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan