Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Prestasi Dua Pelajar SMA IGS Palembang, Bawa Pulang Medali Perak dari Ajang OPSI

RAIH PERAK: Dua pelajar SMA IGS Palembang, Louise dan Celine raih perak dalam ajang OPSI 2025.- Foto: neni/sumeks-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID-Prestasi membanggakan kembali diukir dua pelajar SMA Ignatius Global School (IGS) Palembang, Louise Ethan dan Celine Natifa Sanny. Mereka meraih medali perak dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

“Mereka adalah siswa yang sangat berdedikasi dan memiliki kemampuan riset yang luar biasa di SMA IGS Palembang,” kata Kepala SMA IGS Palembang, Dinal ’Ulya MPd, kemarin.

OPSI merupakan kompetisi riset ilmiah tahunan yang paling bergengsi untuk siswa setingkat SMA di Indonesia. Sebelum mengikuti ajang OPSI, kedua siswa melakukan persiapan yang sangat intensif dan terstruktur. Mulai dari pembentukan tim, fokus riset, bimbingan intensif, hingga simulasi presentasi. “Pembentukan tim riset dimulai beberapa bulan sebelum pendaftaran. Siswa dibimbing untuk memilih topik penelitian yang relevan, inovatif, dan memiliki dampak nyata,” katanya.

Setelah itu, lanjut Dinal, pihaknya melakukan bimbingan intensif di bawah bimbingan guru Khairunnisak SPd. “Mereka berdua melakukan serangkaian kegiatan mulai dari studi literatur mendalam, perancangan metodologi penelitian, pengambilan dan analisis data di laboratorium atau lapangan, hingga penyusunan laporan ilmiah yang komprehensif,” terangnya.

Louise dan Celine juga menjalani sesi simulasi presentasi dan tanya jawab layaknya di hadapan dewan juri profesional untuk melatih mental dan kesiapan argumentasi ilmiah.

BACA JUGA:Ikut Yuk! Universitas Airlangga Gelar Olimpiade Sains Nasional, Sertifikatnya Bisa untuk SNBP & Jalur Prestasi

BACA JUGA:Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2024: Dorong Bakat dan Inovasi Ilmiah Anak Bangsa

OPSI terdiri dari beberapa tahap seleksi yang sangat ketat, proses awal tahap proposal dan laporan awal.

“Siswa mengirimkan proposal dan laporan awal penelitian mereka yang dinilai oleh tim ahli. Hanya karya terbaik yang lolos ke tahap selanjutnya,” katanya. Pada tahap final, tim yang lolos diundang untuk mempresentasikan hasil riset mereka secara langsung di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan peneliti terkemuka.

Pada tahap penjurian ini, tidak hanya menilai kualitas hasil penelitian, tapi juga kemampuan siswa dalam menjelaskan, mempertahankan, dan merespons pertanyaan kritis terkait metodologi, orisinalitas, dan potensi pengembangan riset.

Katanya, meskipun OPSI adalah ajang paling utama, kedua siswa ini sudah sering terlibat dalam kegiatan riset dan ajang lomba serupa di tingkat lokal, regional, atau bahkan nasional sebelumnya. “Pengalaman-pengalaman sebelumnya ini sangat membantu dalam mematangkan metodologi riset dan mental bertanding mereka di OPSI,” terangnya.

Louise dan Celine menunjukkan kemampuan komunikasi ilmiah yang luar biasa dan berhasil meyakinkan juri dengan temuan mereka, yang akhirnya mengantarkan keduanya meraih medali perak. “Kami berterima kasih karena sekolah menyediakan fasilitas laboratorium yang memadai dan akses ke sumber-sumber literatur ilmiah. Sekolah juga mengalokasikan waktu dan kurikulum khusus untuk kegiatan ilmiah dan klub riset,” ungkap Louise.

BACA JUGA:Inovasi Edukasi Finansial! BEI Ajak Atlet Olimpiade Raih Kebebasan Finansial Melalui Investasi

BACA JUGA:Cair, Para Peraih Medali Olimpiade Dapat Bonus dari Presiden. Nominalnya Miliaran Rupiah

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan