Kadishut Sumsel Ajak Warga Bersatu Menjaga Hutan dan Cegah Karhutla
Drs H Koimudin, SH MM-FOTO: IST-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Drs H Koimudin SH MM, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk semakin peduli terhadap kelestarian hutan yang ada di Sumsel.
Koimudin menegaskan, hutan Sumsel merupakan salah satu sumber kehidupan yang penting. Tidak hanya bagi masyarakat sekitar kawasan hutan, tapi juga bagi keberlanjutan ekosistem, ketersediaan air, dan penurunan emisi karbon.
BACA JUGA:Kerusakan Hutan Sumsel 41.100 Hektar, Ada Perusahaan ‘Nakal’ Buka Lahan Lebih dari Izin
“Hutan adalah penyangga kehidupan. Jika kita menjaga hutan hari ini, kita sedang menjaga masa depan anak cucu kita.
Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan, menjaga kawasan konservasi, serta tidak melakukan perambahan ilegal,” ujar Koimudin.
Ia juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat desa hutan, serta pihak terkait lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, pencegahan lebih efektif apabila seluruh pihak memiliki kesadaran dan rasa tanggung jawab yang sama.
Selain itu, Dinas Kehutanan Sumsel saat ini terus melakukan berbagai upaya penguatan perlindungan kawasan, antara lain patroli terpadu, pemberdayaan masyarakat melalui program perhutanan sosial, serta peningkatan kapasitas Masyarakat Peduli Api (MPA).
“Kami ingin masyarakat menjadi garda terdepan penjaga hutan. Dengan melibatkan warga desa, kita tidak hanya menjaga alam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan melalui pemanfaatan hasil hutan bukan kayu yang legal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Koimudin berharap ajakan ini dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk lebih aktif dalam menjaga hutan Sumsel sehingga tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.
Beberapa waktu yang lalu, sejumlah perusahaan di Sumsel melakukan aksi nyata dalam pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon mangrove.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta mendukung pengurangan lahan kritis di wilayah pesisir Sumsel.
Program penghijauan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari perusahaan swasta, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat.
