Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Festival Literasi Sumsel 2025 Resmi Ditutup

PENYERAHAN HADIAH: Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel foto bersama para pemenang lomba di ajang Festival Literasi Sumatera Selatan 2025 yang berakhir, Sabtu (8/11). -FOTO: KRIS/SUMEKS-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Festival Literasi Sumatera Selatan 2025 resmi ditutup, Sabtu (8/11) pagi.

Penutupan kegiatan yang berlangsung sejak 6 November 2025 ini dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Panji Tjahyanto.

BACA JUGA:Bunda Literasi Muara Enim Heni Pertiwi Kenalkan Tradisi Bekarang dan Kuliner Bekasam

BACA JUGA:Buka Festival Literasi Sumsel 2025, Gubernur Herman Deru: Literasi Fondasi Kecerdasan Bangsa

Dalam sambutannya, Panji mengapresiasi seluruh pihak yang telah memeriahkan acara ini, terutama pemerintah kabupaten dan kota se-Sumsel.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun budaya literasi di Sumsel.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang gemar membaca dan berpikir kritis.

Kami berterima kasih kepada seluruh pemkab dan pemkot yang telah menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan literasi,” ujarnya.

Dengan berakhirnya festival ini, Pemprov Sumsel berharap semangat literasi tidak berhenti pada kegiatan tahunan semata, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan.

“Kita ingin literasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Sumsel. Karena dengan literasi yang kuat, kita bisa melahirkan generasi emas yang cerdas, kritis, dan siap bersaing di masa depan,” tutur Panji.

Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana SSos MSi, menyampaikan bahwa tingkat literasi di Sumsel saat ini telah mencapai 69,72 persen.

Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Fitriana menjelaskan, kenaikan tersebut didorong oleh semakin banyaknya generasi muda yang memanfaatkan media digital untuk membaca dan belajar.

“Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam pola membaca masyarakat.

Banyak anak muda kini membaca lewat platform digital, e-book, dan media sosial edukatif. Ini adalah tren positif yang harus terus kita dukung,” kata Fitriana.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan