Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Prof Iza Rumesten Nahkodai APHTN-HAN Sumsel

SEMINAR NASIONAL: Gubernur Sumsel dan Sekjen APHTN-HAN Pusat hadiri Seminar Nasinal Kebijakan Pelayanan Bantuan Hukum Gratis di FH Tower, Sabtu (8/11). -FOTO: DUDUN/SUMEKS-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Setelah cukup lama vakum, Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) kembali menunjukkan eksistensinya di Sumatera Selatan.

Kebangkitan organisasi ini ditandai dengan pelantikan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APHTN-HAN Sumsel yang kini dinakhodai Profesor Dr Iza Rumesten SH MH.

BACA JUGA:Kasus Kekerasan di SMA Negeri 16 Palembang, Korban Didampingi Kuasa Hukum dan Batak Bersatu Temui DPRD Sumsel

BACA JUGA:Prof Iza Rumesten Pimpin APHTN-HAN Sumsel: Siap Jadi Motor Penguatan Hukum dan Pembangunan Daerah

Pelantikan dikemas dengan Seminar Nasional Kebijakan Pelayanan Bantuan Hukum Gratis. Acara bertempat di Gedung Fakultas Hukum (FH) Tower, Bukit Besar, Sabtu (8/11).

Dihadiri Sekretaris Jenderal APHTN-HAN Pusat Prof Dr Bayu Dwi Anggono SH MH.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru secara resmi membuka Seminar Nasional Kebijakan Pelayanan Bantuan Hukum Gratis: Upaya Pemenuhan Hak Konstitusional Masyarakat Miskin.

Kegiatan ini diinisiasi DPW APHTN-HAN Sumsel bersama Bagian Hukum Administrasi Negara dan Bagian Hukum Tata Negara FH Unsri.

Dalam sambutannya, Prof Bayu menyebut momentum ini sebagai titik balik penting bagi penguatan hukum dan tata kelola pemerintahan di Bumi Sriwijaya.

“Setelah sekian lama vakum, asosiasi pengajar hukum tata negara dan administrasi negara di Sumsel kembali hidup dan eksis. Kami dari pusat sangat menyambut positif kebangkitan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepengurusan baru ini memiliki komposisi yang inklusif karena melibatkan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Sumsel.

Sekitar 40 persen anggotanya berasal dari UIN Raden Fatah Palembang, sementara lainnya berasal dari Unsri, Universitas Muhammadiyah Palembang, dan kampus-kampus daerah.

“Musyawarah Wilayah berjalan lancar dan penuh kekompakan. Ini menjadi contoh kolaborasi akademik yang sehat dan solid,” tegasnya.

Prof Bayu menegaskan, keberadaan APHTN-HAN Sumsel bukan sekadar formalitas kelembagaan, tetapi diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan