Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Anggota DPRD Sumsel Dapil 2 Palembang Dicecar Warga Talang Betutu soal Tapal Batas Palembang-Banyuasin

RESES: Anggota DPRD Sumsel Dapil 2 Kota Palembang bersama warga saat kegiatan reses ke Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, kemarin (21/8). -Foto : kris samiaji/sumeks -

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Seperti api dalam sekam, persoalan sengketa tapal batas antara Kabupaten Banyuasin dengan Kota Palembang ternyata belum juga usai, kali ini, permasalahan tersebut disampaikan oleh Muhammad Kadafi dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Talang Betutu, Kecamatan Sukarami.

Ini terungkap saat berlangsungnya kunjungan reses anggota DPRD Sumsel Dapil 2 Kota Palembang, kemarin (21/8).

"Sampai saat ini jujur saja kami bingung masalah dengan masalah tapal batas ini, terlebih dari yang kami dengar ada informasi pertukaran wilayah," ucap Kadafi, kemarin (21/8).

Dia mencontohkan seperti gedung SMP Negeri 49 Palembang dan SD Negeri 22 Palembang yang sebelumnya masuk ke dalam wilayah Palembang, tapi kini masuk ke wilayah Banyuasin.

Kebingungan Kadafi kian bertambah setelah mengetahui ternyata sebagian besar Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga di sekitar daerah tersebut domisilinya ada di Kelurahan Talang Betutu yang notabene masuk wilayah Kota Palembang. Tapi kini wilayah tersebut justru masuk ke dalam wilayah Kabupaten Banyuasin.

BACA JUGA:DPRD Sumsel Dapil 2 Palembang Serap Aspirasi Warga Saat Reses

BACA JUGA:Reses DPRD Sumsel Serap Aspirasi Warga, PPDB Jadi Sorotan Utama

"Yang kami khawatirkan apabila hal ini tidak segera diatasi bakal muncul gejolak seperti yang terjadi di perbatasan Palembang dan Banyuasin di Tegal Binangun," keluhnya.

Terlebih lagi Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga sekitar daerah tersebut banyak merupakan Kelurahan Talang Betutu, tapi saat ini justru masuk wilayah Banyuasin. Ini menjadi persoalan saat masa pendaftaran sekolah. Dia khawatir timbul gejolak layaknya daerah Tegal Binangun.

Ada isu ini sebagai pertukaran wilayah, Kota Palembang mengambil wilayah di sana, sedangkan Banyuasin mengambil wilayah di daerah tersebut. Mendengar isu yang berkembang itu, sebutnya yang tentu saja tidak nyaman untuk didengar.

Dia berharap masalah tersebut dapat ditindaklanjuti sebelum sampai berlarut larut. Karena sebagai warga yang lahir di daerah tersebut, dia yang tahu daerah tersebut sebelumnya masuk Kota Palembang. Tapi isu sejak dua tahun terakhir daerah tersebut sudah masuk wilayah Banyuasin.

Dari awalnya dulu Kabupaten Musi Banyuasin darn diambil Kota Palembang. Tapi setelah pemekaran dari Talang Betutu menjadi Talang Jarnbe dan sebagian Kebun Bunga, kini daerah tersebut sudah diambil Banyuasin. Bahkan, isunya sudah ada kesepakatan dan akan ditandatangani.

BACA JUGA:Serap Aspirasi Warga, DPRD Prabumulih Gelar Reses Serentak di Tiga Dapil

BACA JUGA:Ancaman PHK Mengintai, Pakar Ekonomi Ungkap 5 Jurus Lindungi Gaji dan Tabungan dari Resesi

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan