Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Febrita Deru Borong Dagangan Pelaku UMKM, Peringati HUT Ke-79 Pemprov, Gelar Pasar Murah

BORONG: Ketua TP PKK Sumatera Selatan, Hj Febrita Lustia Herman Deru memborong minyak goreng dan memberikannya ke driver ojek online di gelaran pangan murah dan pasar murah di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Rabu (14/5).-foto: kris/sumeks-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) memberikan fasilitasi kepada masyarakat untuk belanja kebutuhan bahan pokok lebih murah dibandingkan harga pasaran dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Murah. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Effendy, mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah ini dalam rangka HUT Ke-79 Pemprov Sumsel yang jatuh pada Kamis (15/5). "Gerakan pangan murah ini untuk memfasilitasi masyarakat mendapatkan harga pangan lebih murah dibandingkan harga pasaran," sampainya saat kegiatan yang dilangsungkan di halaman Kantor DKPP Sumsel, Rabu (14/5).

DKPP menjual berbagai bahan pokok, seperti minyak goreng, gula, beras, daging ayam ras, daging beku, telur ayam ras, sayuran, cabai, bawang dan masih banyak lainnya. Semuanya dijual di bawah harga pasar. 

"Kalau tidak ya kenapa jual disini. Ruzuan mencontohkan harga Minyak Kita misal nya dijual dengan harga Rp14.500 per kantong yang mana harga ini lebih murah dibandingkan harga di pasaran," ujarnya.

BACA JUGA:Dukung UMKM dan Pedagang Kecil, Feby Deru Borong Dagangan di Gerakan Pangan Murah HUT Sumsel ke-79

BACA JUGA:Akses Dana KUR BNI Sekarang, UMKM Dapat Pinjaman Besar dengan Syarat Mudah dan Bunga Ringan

Ditambahkan Ruzuan, saat ini harga bahan pokok dalam kondisi stabil, dan tidak ada gejolak. Ketersediaannya pun mencukupi kebutuhan masyarakat. "Jadi masyarakat diminta untuk tidak perlu khawatir," tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Sumatera Selatan (Sumsel), Hj Febrita Lustia Herman Deru memborong bahan kebutuhan pokok dan juga dagangan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ketika menghadiri kegiatan GPM dan Pasar Murah tersebut. Tidak hanya memborong untuk kebutuhan, Ketua TP PKK Sumsel itu juga membagi-bagi barang yang dibelinya untuk masyarakat yang kebetulan sedang berada di lokasi GPM dan Pasar Murah. 

Feby mengungkapkan, apa yang dilakukan (memborong) dagangan ini memang untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, selain memang mendukung para pelaku usaha kecil yang berjualan di pasar murah dan GPM ini. "Borong ini kebutuhan sehari-hari, seperti telur, ayam, minyak, dll. Disisi lain kita juga membantu para pedagang. Intinya kita berbagi rezeki," ungkapnya. 

Menurut Feby, kegiatan seperti ini suatu yang positif dalam rangka HUT Sumsel, dan banyak pelaku UMKM yang dilibatkan, serta pedagang kecil yang harus dibantu dengan cara membeli dagangan mereka. "Untuk pelaku UMKM ini juga perlu kita bina, karena memang beberapa sudah ada yang berprestasi, dan yang lain juga harus harus ikut (berprestasi, red)."

BACA JUGA:Holding Ultra Mikro BRI Tembus 182 Juta Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas

BACA JUGA:Simak Panduan KUR BRI 500 Juta, Modal Usaha UMKM Langsung Cair Tanpa Ribet Sama Sekali

"Hasil tinjauan kita ini sudah baik, dan perlu kita ingatkan untuk pelaku usaha ini harus jaga kebersihan dalam pembuatan produknya, karena kebersihan ini penting agar yang membeli tidak sakit," tukasnya.

Berdasarkan pantauan harga di GPM dan Pasar Murah untuk harga daging ayam ras dijual Rp30 ribu per kg, MinyaKita Rp14, 5 ribu, gula kemasan Rp17 ribu per kg, daging sapi beku Rp130 ribu per kg. "Harga ini kami jual lebih murah sekitar Rp2 ribu dibandingkan harga pasar," kata pedagang ayam, Yanti. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan