Stok Darah di Palembang Masih Minim, Wali Kota Minta PMI Aktif dan Sigap Penuhi Kebutuhan
LANTIK: Hj Dewi Sastrani Ratu Dewa resmi dilantik menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Rabu (30/4) di Rumah Dinas Wali Kota Palembang. FOTO: ADI/SUMEKS--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Dengan jumlah penduduk Kota Palembang saat ini mencapai 1,8 juta jiwa kebutuhan stok darah minimal tersedia 2 persen dari total jumlah penduduk atau minimal 36 ribu kantong.
Hanya saja saat ini jumlah stok darah yang tersedia baru 3-4 ribu kantong per bulan.
BACA JUGA:Alamak, Giliran PMI Lubuklinggau Digeledah Pidsus Kejaksaan, Modusnya Sama dengan PMI Lain
“Jumlah ini masih sangat kurang. Kebutuhan darah di Kota Palembang saja sebulan mencapai 7 ribu kantong, sedangkan ketersediaan ideal itu 2 persen dari jumlah penduduk,” ujar Wali Kota Palembang H Ratu Dewa di sela-sela pelantikan kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang periode 2025-2030, di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Rabu (30/4).
Kondisi ini kata, Dewa menjadi tantangan berat bagi kepengurusan PMI Kota Palembang.
Dia meminta kerja keras semua pengurus untuk mendatangi berbagai institusi dan kantor-kantor yang siap berdonor. Termasuk ASN dan non ASN di Kota Palembang, yang harusnya bisa dikoordinir dengan baik.
“Perlu sinergi, lalu koordinasi internal sehingga nantinya benar-benar transparan dan akuntabel,” tegasnya diamini Ketua PMI Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru.
Ketua PMI Kota Pakemhang, Dewi Sastrani Ratu Dewa meminta pengurus harus bergerak menjadi PMI yang aktif di Kota Palembang dan hadir di tengah masyarakat sekaligus jadi mitra dari Pemkot Palembang.
“Kita harua berkerja ikhlas melayani juga cepat bertindak dan teguh dalam prinsip dan kerja sama. Begitu mendapatkan panggilan dan dibutuhkan, kapanpun dan dimanapun juga petugas PMI Kota Palembang haruslah siap," tegasnya.
BACA JUGA:Ramai-Ramai Gelar Donor Darah, Dukung Stok Darah di PMI
BACA JUGA:Donor Darah Praja IPDN Sumsel: Setetes Darah untuk Kehidupan, Sinergi PMI dan PKK di HKG ke-53
Ketua PMI Provinsi Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru mengungkapkan, keberadaan PMI di tengah-tengah masyarakat sangatlah diperlukan.
Terlebih lagi, dalam pemenuhan kebutuhan darah yang terus meningkat tiap tahunnya. “Karena itu, diharapkan ke depan ini bisa terjalin sinergi baik di PMI Sumsel dan PMI Kota Palembang,” pungkasnya. (Afi/kur)
