Sensasi Rasa Pindang Patin Makanan Khas Palembang Asli, Resep Tradisional Ini Bikin Semua Tergoda
Lezatnya pindang patin makanan khas Palembang yang kaya cita rasa dan resep tradisional turun-temurun. Foto: zakiya/sumateraekspres.id--
SUMATERAEKSPRES.ID - Sebagai warga Palembang, tentu tidak asing lagi dengan pindang patin, salah satu makanan khas Palembang yang menggugah selera dan penuh resep tradisional.
"Kalau belum pernah coba pindang patin, berarti belum merasakan Palembang yang sesungguhnya," ujar seorang pedagang kuliner di kawasan Benteng Kuto Besak.
Pindang patin merupakan hidangan berkuah yang memiliki cita rasa khas perpaduan asam, gurih, dan segar.
Ikan patin yang digunakan dikenal dengan tekstur dagingnya yang lembut dan tidak berduri banyak, membuatnya menjadi pilihan utama dalam kuliner khas Sumatera Selatan ini.
Sejarah pindang patin cukup panjang. Diperkirakan masakan ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Sriwijaya.
Seiring waktu, resepnya berkembang dan mendapatkan pengaruh dari berbagai budaya, termasuk Tionghoa dan Arab, menjadikan pindang patin sebagai warisan kuliner lintas zaman.
BACA JUGA:'Kito Pindang Bukan Rendang', Thamrin Brothers Rayakan Budaya Palembang dengan Acara Spesial
BACA JUGA:Orang Tua Wajib Tahu! Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Sejak Dini
Kaya akan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, serai, dan lengkuas, pindang patin juga menggunakan bahan segar seperti tomat, nanas, dan cabai rawit.
Kombinasi ini memberikan sensasi rasa yang unik dan membuat siapa saja ketagihan setelah suapan pertama.
Untuk membuat pindang patin khas Palembang, bahan utamanya adalah satu ekor ikan patin segar, nanas, tomat, dan cabai rawit.
Tambahan daun salam, daun jeruk, serta bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, jahe, dan terasi, membuat kuahnya semakin nikmat dan aromatik.
