Minum Teh Setelah Makan, Jangan ya Dek ya, Ini Bahayanya
BAHAYA: Sebaiknya hindari minum teh usai makan--
3. Memicu Peningkatan Asam Lambung pada Perut
Teh yang diminum setelah makan diduga berpotensi menjadi katalis yang dapat memicu produksi asam lambung berlebih.
Asam lambung berlebih pada perut diketahui dapat memicu berbagai masalah saluran cerna seperti gastritis dan GERD. Kendati demikian, menurut studi berjudul Association between tea consumption and gastroesophageal reflux disease yang dipublikasikan pada 2019 silam, tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi teh dan risiko GERD secara keseluruhan.
Namun, dalam analisis subkelompok, minum teh memang benar adanya dapat meningkatkan risiko GERD. Oleh sebab itu, penelitian lebih lanjut tentunya masih diperlukan untuk benar-benar memastikannya.
Sebenarnya minum teh setelah makan tidak sepenuhnya dilarang. Asalkan menu makanan yang dikonsumsi cukup bervariasi. Seperti memiliki sumber nabati dan hewani serta vitamin C yang bisa didapat dari sayur dan buah-buahan. Namun, agar lebih aman sebaiknya berilah jeda antara makan dan minum teh.
Waktu terbaik untuk mulai minum teh adalah sekitar setengah jam sampai dua jam setelah makan. Jenis teh yang diminum juga sebaiknya disesuaikan. Cobalah untuk minum teh hijau setelah makan.
BACA JUGA:Minum Teh di Pagi Hari Banyak Manfaatnya, Mau Tahu, Cek Disini Jawabannya
BACA JUGA:Ingat Ya, Ini 3 Alasan Jangan Minum Teh saat Perut Kosong, Nomor 2 Bisa Bikin Auto Rebahan
Sebab kandungan pada teh ini telah terbukti dapat membantu melancarkan pencernaan serta tak memiliki dampak yang terlalu besar terhadap penyerapan makanan. Minum teh setelah makan pun sebaiknya dilakukan secukupnya saja. Artinya kamu harus membatasi berapa banyak teh yang masuk ke dalam tubuh.
Ada baiknya untuk tidak mengonsumsi teh lebih dari satu cangkir setelah makan. Selain setelah makan, ada banyak waktu lain yang bisa dimanfaatkan untuk minum teh. Seperti saat sedang bersantai di sore hari. Namun, sebaiknya hindari meminum teh sesaat sebelum tidur di malam hari.
Teh memiliki kandungan kafein yang dapat memberi efek waspada dan segar pada tubuh. Akhirnya kamu mungkin akan mengalami sulit tidur dan gangguan lain di malam hari.
Minum teh memang memiliki khasiatnya sendiri bagi tubuh.
Tapi jika ragu sebaiknya batasi asupan teh dalam tubuh. Daripada teh, cobalah untuk rutin minum air setidaknya dua liter dalam satu hari. Tujuannya agar cairan tubuh yang hilang setelah seharian beraktivitas dapat tergantikan, sehingga kamu dapat terhindar dari dehidrasi. (*)