Ini Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi Jika Jajan Sembarangan
--
SUMATERAEKSPRES.ID – Jajan sembarangan tak hanya dilakukan anak-anak tetapi juga orang dewasa. Padahal, banyak sisi negative jika jajan sembarangan. Khususnya masalah kesehatan yang bisa dialami jika tak cermat memilih jajanan yang dikonsumsi.
Hal ini berkaitan dengan keamanan dan kebersihan makanan mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga pengemasan. Dilansir dari halosehat, jajanan yang tidak bersih akan berisiko menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, diantaranya:
1. Diare
Jajan sembarangan bisa menyebabkan diare karena makanan bisa tercemar berbagai jenis bakteri makanan, virus, dan kotoran.
BACA JUGA:Ciptakan Cemilan Ringan Jajanan Mang Bhabin
BACA JUGA: Kelezatan Kue Klepon, Jajanan Tradisional yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Hal ini timbul akibat pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan makanan yang tidak higienis. Makanan yang dijual di pinggir jalan biasanya cenderung mudah terkena polusi lingkungan. Tak jarang, pedagang sendiri tidak memperhatikan kebersihan wadah pembuatan dan lupa mencuci tangan saat menjual makanan.
Karena banyaknya kontaminasi ini, bakteri baik di usus kalah dalam melawan patogen yang masuk sehingga mengakibatkan gangguan pencernaan.
2. Masalah gigi
Jajan sembarangan juga dapat mengakibatkan Anda mengalami masalah gigi seperti karies (tooth decay). Karies adalah kondisi gigi berlubang yang terjadi akibat adanya plak yang menempel dan perlahan-lahan merusak lapisan gigi.
BACA JUGA:Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal, ICSB Sumsel Gelar Jajan Bukoan 2025
BACA JUGA:Dapet Duit Jajan dari Dunia Maya! Cobain Yuk 5 Aplikasi yang Bisa Menghasilkan Uang dari Rumah
Menurut WHO, salah satu penyebab karies adalah asupan makanan mengandung tinggi gula secara terus-menerus tanpa disertai perawatan gigi yang tepat. Makanan dan minuman manis yang dijual di pinggir jalan ditambahkan banyak gula agar rasanya jadi enak. Gula tersebut digunakan sebagai campuran bahan maupun tambahan topping.
3. Demam tifoid
Selain diare, akibat jajan sembarangan bisa memicu demam tifoid atau yang lebih sering dikenal sebagai tipes.
Demam ini diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi yang mencemari makanan atau minuman. Selain itu, bakteri ini dapat ditularkan oleh seseorang yang terinfeksi melalui urine atau feses. Proses pengolahan makanan yang tidak higienis hingga makanan sampai ke tangan Anda dapat menjadi perantara masuknya bakteri ini ke dalam tubuh.
Gejala yang ditimbulkan dari infeksi ini adalah demam yang meningkat setiap hari, pusing, lemas, sakit perut, hingga nafsu makan menurun. Untuk memastikan seseorang terinfeksi tipes, perlu dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium.
