Pesona Pink Beach, Mahakarya Alam Indonesia yang Menjadi Pantai Terindah Dunia
Merona di Ujung Nusantara, Pink Beach, permata Pulau Komodo dengan pasir merah muda yang memesona, resmi dinobatkan sebagai pantai terindah di dunia. Datanglah, jelajahi keindahan. Foto:Net--
NTT, SUMATERAEKSPRES.ID – Di ujung timur Nusantara, tepatnya di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terhampar sebuah keajaiban alam yang kini menjadi sorotan dunia Pink Beach.
Pantai eksotis ini baru saja meraih predikat pantai terindah di dunia dari sebuah lembaga pariwisata internasional, mengungguli puluhan destinasi pantai ternama dari berbagai belahan bumi.
Keunikan Pink Beach terletak pada warna pasirnya yang memukau. Butiran pasir merah muda tercipta dari perpaduan pasir putih dengan serpihan mikroskopis karang merah dan organisme laut kecil bernama foraminifera, yang memiliki pigmen alami berwarna merah.
Saat disinari mentari dan dibingkai birunya air laut, hamparan pantai ini terlihat seperti lukisan alam dengan palet warna surgawi.
BACA JUGA:Bola Voli Wanita Meriahkan Peringatan HUT RI di Desa Sinar Tungkal
BACA JUGA:10 Startup AI Indonesia yang Siap Go Internasional pada 2026
Bagi pecinta dunia bawah laut, Pink Beach adalah surga tersendiri.
Airnya yang sebening kristal menjadi rumah bagi terumbu karang berwarna-warni, ikan tropis yang menari di antara ombak, serta bintang laut yang seakan menjadi permata hidup di dasar laut.
Aktivitas snorkeling di sini menghadirkan sensasi bak menjelajahi dunia fantasi yang sulit dilupakan.
Pengakuan internasional ini menjadi kebanggaan besar bagi Indonesia. Namun, popularitas Pink Beach tidak mengorbankan kelestariannya.
Pemerintah bersama masyarakat lokal menerapkan pembatasan jumlah wisatawan setiap hari untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
BACA JUGA:Akhir Pekan Makin Seru, Sabrina BRI Tawarkan Rekomendasi Nongkrong Hits Sekaligus Hemat
BACA JUGA:Dari Dapur ke Etalase Bandara, Perjalanan Sukses UMKM Binaan Rumah BUMN BRI
“Pantai ini bukan hanya milik kita hari ini, tetapi warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” tutur seorang pemandu lokal dengan nada penuh kebanggaan.
