Plus-Minus Kerja di BUMN: Stabilitas Finansial atau Tantangan Birokrasi?
Bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menjadi dambaan banyak pencari kerja di Indonesia.-Foto: sumateraekspres.id-
SUMATERAEKSPRES.ID - Kerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menjadi dambaan banyak pencari kerja di Indonesia.
Daya tarik utama berasal dari kestabilan pekerjaan, paket gaji yang menarik, hingga fasilitas lengkap yang ditawarkan.
Namun, di balik segala kelebihannya, terdapat pula tantangan yang tidak sedikit.
Berikut adalah ulasan komprehensif mengenai kelebihan dan kekurangan bekerja di BUMN, berdasarkan berbagai sumber terpercaya.
BACA JUGA:Daftar Gaji Fantastis Pegawai BUMN di Pelbagai Sektor Industri
BACA JUGA:Mau Kerja di BUMN? Ini 20 Jurusan Kuliah Paling Dicari Perusahaan Negara Itu Pada 2025
Kelebihan Kerja di BUMN
1. Gaji Kompetitif dan Terstruktur
BUMN dikenal memberikan kompensasi yang cukup menjanjikan. Gaji pokok dan berbagai tunjangan—seperti tunjangan kesehatan, tunjangan hari raya (THR), serta tunjangan dinas luar kota—disusun secara sistematis sesuai dengan jenjang jabatan.
Struktur remunerasi yang rapi ini menjamin kestabilan finansial bagi pegawainya.
2. Karier yang Terpola dan Stabil
Jenjang karier di perusahaan milik negara terbilang jelas. Pegawai mendapatkan peluang promosi berdasarkan penilaian kinerja yang terukur.
BACA JUGA:Mau Kerja di BUMN? Ini 15 Jurusan Kuliah yang Paling Diburu Perusahaan Milik Negara
Selain itu, banyak BUMN memiliki program pelatihan dan pengembangan kompetensi guna mendukung pertumbuhan profesional jangka panjang.
