Honda BeAT Series, Skutik Ringan yang Tetap Jadi Primadona Jalanan Indonesia
Ringan, irit, dan selalu bisa diandalkan—Honda BeAT tetap jadi pilihan favorit jutaan pengendara di jalanan Indonesia. Foto:Honda --
SUMATERAEKSPRES.ID – Di antara deretan skutik yang meramaikan pasar otomotif Tanah Air, Honda BeAT Series tetap menjadi nama yang paling sering disebut sebagai penguasa jalanan.
Sejak diperkenalkan pada 2008, BeAT tidak hanya menjelma menjadi kendaraan harian yang fungsional, tetapi juga ikon mobilitas masyarakat Indonesia.
Angka penjualannya yang terus menanjak bahkan menempatkannya sebagai skutik paling laris di Asia Tenggara. Lantas, apa rahasia di balik popularitasnya yang begitu kuat? Berikut ulasan lengkapnya.
Desain Kompak, Si Penguasa Jalanan Padat
Honda BeAT Series sejak awal dirancang sebagai skutik yang ramping, ringan, dan mudah dikendalikan.
BACA JUGA:Kredit Honda Beat X Zeta 2025: Cicilan Ringan, Pilihan Tepat Skutik Irit dan Stylish
BACA JUGA:Si Kotak Lincah: Wajah Baru Skutik Urban Honda BeAT 125 Square
Bentuk bodinya yang tipis memungkinkan pengendara bermanuver lincah di antara kemacetan, selip parkir di ruang sempit, hingga melibas tikungan pendek dengan stabil.
Setiap pembaruan generasi juga menghadirkan sentuhan desain yang makin modern: garis bodi tegas, lampu depan agresif, serta lekukan panel yang makin futuristis.
Varian terbaru kini dilengkapi lampu LED dan panel meter digital, memberikan kesan premium tanpa mengorbankan karakter ekonomisnya.
BACA JUGA:Juara Sejati Jalanan, Honda BeAT CBS Tetap Jadi Idola
BACA JUGA:Honda BeAT Deluxe Smart Key 2025: Skuter Matik Modern, Irit, dan Harga Terjangkau
Performa Mesin eSP: Smooth, Responsif, dan Tetap Super Irit
Jantung pacu Honda BeAT mengandalkan mesin 110cc berteknologi eSP (enhanced Smart Power).
Mesin ini memang tidak mengejar tenaga besar, tapi sangat mumpuni untuk mobilitas harian: respons cepat, minim getaran, dan hemat bahan bakar.
Teknologi andalan seperti PGM-FI, ACG Starter, hingga Idling Stop System (ISS) menjadikan BeAT unggul dalam efisiensi.
