Hasilkan 50 Polibag Bibit Cabai
BIBIT CABAI: Memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya, Leo melakukan penyemaian benih cabai untuk ditanam kebun dan pekarangan. -FOTO: NISA/SUMEKS-
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Leo, warga Desa Serigeni Lama Kecamatan Kayuagung melakukan penyemaian bibit cabai. Ada 50 polibag berisi bibit tanaman cabai. Penyemaian ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan sempit di samping rumahnya. “Alhamdulillah, semua benih yang disemai tumbuh subur,” ujar Leo.
Rencananya nantinya bibit ini sebagian akan dibawa ke kebun. “Sisanya akan di tanam di lahan sempit ini saja, agar nanti bisa digunakan untuk keperluan dapur jika sudah berbuah nanti,’’ katanya
Untuk pupuknya, Leo memanfaatkan pupuk kompos. ‘’Penggunaan pupuk kompos dinilai lebih hemat dan murah biayanya. Selain itu, bisa membuat pupuk sendiri dari kotoran ayam atau burung,’’ ujarnya.
Menanam cabai ini memiliki banyak manfaat. Apalagi jika harga cabai melambung. ‘’Tentu ini sangat membantu kami. Tak perlu lagi merasakan mahalnya harga cabai, karena kita memiliki tanamannya sendiri,’’ ujarnya.
BACA JUGA:Transformasi PETI Sukses di Desa Darmo, Panen Cabai dan Kerja Sama Bisnis Baru
BACA JUGA:Cabai dan Udang Mulai Merangkak Naik
Dikatakan, sekitar lebih kurang tiga hingga empat bulan kedepan, tanaman cabai ini akan berbuah. “Jadi kita tak perlu lagi membeli cabai jika butuh, cukuk memetik di halaman atau kebun sendiri,’’ katanya.
Leo berharap tanaman cabai miliknya buahnya lebat . “Sehingga bisa dijual pada warga yang ada di sekitar desa, selain untuk konsumsi sendiri,’’ ujarnya.
