Cabai dan Udang Mulai Merangkak Naik
MERANGKAK: Harga cabai dan udang mulai merangkak naik jelang akhir tahun. - Foto: hendro/sumeks-
Empat Lawang, SUMATERAEKSPRES.ID-Pembeli saat ini harus lebih jeli dan berhitung dengan cermat saat berbelanja di Pasar Pulo Mas, Kabupaten Empat Lawang. Pasalnya, pergerakan harga kebutuhan pokok, terutama menjelang akhir tahun menjadi drama harian yang harus dihadapi emak-emak.
Dari pantauan, komoditas utama yang menjadi sorotan adalah beras, sementara harga protein seperti udang dan bumbu dapur seperti cabai masih berada di level yang menguras kantong. Beras kembali menjadi topik hangat di setiap lapak. Beras SPHP Bulog yang dibanderol Rp12.500 per kilogram. Harganya yang paling terjangkau menjadikannya pilihan favorit di tengah ketidakpastian pasokan.
Di sisi lain, konsumen yang mengutamakan kualitas harus merogoh kocek lebih dalam, beras premium (Cap 688, Cap JM) Rp14.900/kg, Beras Cap Rojo Lele Rp13.500/kg. "Alhamdulillah, ada SPHP, jadi tidak terlalu pusing mikir harga beras. Sisanya, kita putar untuk lauk-pauk," ujar Wati seorang ibu rumah tangga yang sedang berbelanja.
Jika beras memiliki pilihan yang terjangkau, hal berbeda terjadi pada bumbu dapur dan protein. Harga udang berada di level tertinggi, mencapai Rp103.300 per kilogram, angka yang membuat banyak pembeli berpikir dua kali.
BACA JUGA:Gerakan Pangan Murah, Upaya OKU Timur Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok
BACA JUGA:Sidak PTM dan Gudang Distributor, H Arlan Pastikan Kebutuhan Pokok Aman Menjelang Lebaran
Sementara untuk urusan sambal, warga harus menahan "pedasnya” harga cabai. Cabai merah keriting dan cabai merah besar kompak di angka Rp60.000/kg, cabai rawit hijau lebih "bersahabat" di Rp30.000/kg. Tiga serangkai bawang, merah, putih, dan bombai untungnya menunjukkan kekompakan harga yang relatif stabil di Rp35.000 per kilogram.
Komoditas lain menunjukkan variasi yang cukup besar. Daging sapi (Rp130.000/kg) dan daging ayam (Rp37.000/kg) masih berada di level tinggi. Sementara itu, ikan tongkol (Rp28.600/kg) dan ikan teri (Rp55.000/kg) menjadi alternatif bagi pencinta seafood.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir curah (Rp18.000/kg) dan gula kemasan (Rp20.000/kg), Minyak goreng Minyakita (Rp17.000/liter) dan minyak kemasan premium (Rp20.000/liter).
Syukurnya, lapak sayuran segar menjadi satu-satunya zona yang relatif adem dan ramah di kantong. Tomat (Rp8.000/kg), kentang (Rp13.000/kg), sawi hijau, kangkung, dan kacang panjang (rata-rata Rp7.000–Rp8.000/kg) masih menjadi pilihan yang tidak terlalu membebani pengeluaran harian. "Semoga pasokan dari distributor tetap lancar. Kalau barang (pasokan) aman, harga tidak akan merangkak naik menjelang akhir tahun ini," kata Uda Yuda, seorang pedagang sembako.
