Bikin Keramba Sungai, Budidaya Ikan Lele Libatkan Warga, Hasil Dibagi dan Dijual di Pasar Lokal
KERAMBA SUNGAI : Pemdes Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Muba libatkan warga budidaya lele di keramba sungai.-FOTO: YUDHI /SUMEKS-
MUBA, SUMATERAEKSPRES.ID - Pemerintah Desa (Pemdes) Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Muba menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa.
Salah satu program unggulan yang tengah dijalankan yaitu budidaya ikan lele secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Genjot Infrastruktur Jalan, Budidaya Ikan Lele Bangun 10 Keramba
BACA JUGA:Priotitaskan Pembangunan, Bagikan Ikan Lele Cegah Stunting, Desa Baru Jaya
Kepala Desa Ulak Paceh Jaya, Husni Thamrin, mengatakan, budidaya lele bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Potensi sumber daya alam yang dimiliki desa, seperti sungai yang mengalir di sekitar wilayah dusun, menjadi peluang besar untuk budidaya perikanan.
"Kami telah membuat 10 keramba ikan lele yang ditempatkan di aliran sungai desa. Sebanyak 50 ribu ekor bibit ikan lele telah kami sebar untuk mendukung program ini," ujar Husni.
Budidaya ikan lele ini tidak hanya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan konsumsi warga. Tapi juga diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi.
Pemdes Ulak Paceh menggandeng kelompok tani dan pemuda setempat untuk terlibat langsung dalam proses perawatan dan pengelolaan keramba.
BACA JUGA:Gencarkan Budidaya Lele, Wujudkan Swasembada Pangan
BACA JUGA:Setelah Ikan Lele, Rutan Palembang Panen Kacang Panjang dan Kangkung Hasil dari WBP
Dalam beberapa bulan, lele bisa dipanen. Hasilnya didistribusikan untuk kebutuhan konsumsi warga serta dijual ke pasar lokal. "Kami optimis hasilnya akan baik.
Ke depan, jika program ini berhasil, kami akan menambah jumlah keramba dan melibatkan lebih banyak warga," pungkasnya. (yud)
