Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Semai dalam Polybag Hemat Benih, Kualitas Bibit Semangka Lebih Terjaga

PEMBIBITAN: Penyemaian bibit semangka tanpa biji yang dilakukan warga di Indralaya, Ogan Ilir.-foto: andika/sumeks-

OGAN ILIR, SUMATERAEKSPRES.ID - Benih merupakan faktor penting dalam budidaya tanaman semangka. Karena akan memengaruhi produksi baik kuantitas maupun kualitas. Penyiapan benih semangka merupakan hal yang harus ditangani petani secara serius. 

Dari bibit sehat dan kuat, akan diperoleh produksi optimal. Penanaman benih semangka dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu benih langsung ditanam di lahan dan benih disemaikan dahulu dalam polybag. Benih semangka yang langsung ditanam di lahan kebun akan membutuhkan jumlah benih lebih banyak dan risiko kematian bibit lebih tinggi. 


Iklan Google/Link Sponsor

“Sedangkan benih semangka yang disemaikan dahulu dalam polybag akan  menghemat jumlah benih, memudahkan pemeliharaan, dapat memilih bibit yang baik dan mengurangi kelayuan sewaktu dipindahkan ke kebun," ujar Mijan, salah seorang petani semangka di Indralaya. 

Dia menanam semangka non biji di lahan sekitar 1,5 hektare. "Kami pilih cara benih dengan disemai dulu di polybag, lalu dipindah tanam ke lahan. Memang lebih rumit, namun kualitas bibit tanaman akan lebih terjaga," ucapnya. 

BACA JUGA:Dibina Lapas Muara Enim, Warga Binaan Kembali Panen Semangka, Ajarkan Kemandirian

BACA JUGA:Bergantian, Tanam Semangka-Jagung

Diawali dengan penyiapan media semai, terdiri dari tanah, kompos atau pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 2 : 1. Tanah yang lembut akan memudahkan akar bibit semangka berkembang. Semua bahan media dicampur sampai benar-benar rata. Kemudian setiap polybag diisi dengan campuran bahan media semai sebanyak 90 persen volume isi polybag dengan ditekan-tekan.

Polybag yang telah diisi media semai disimpan di atas bedengan yang rata.  "Benih semangka non biji perlu ditipiskan kulitnya dengan menggunakan amplas agak kasar. Bisa cara lain dengan membuka ujungnya dengan gunting atau potongan kuku," sebutnya. Penipisan kulit ini untuk memudahkan masuknya air dan gas oksigen. Juga mempermudah membukanya bakal daun  pada saat muncul di permukaan tanah.

Biji semangka juga perlu direndam 4-6 jam ke dalam campuran air hangat dan fungisida berbahan aktif Propamokarb hidroklorida atau Benomyl (Benlate). Lalu ditiriskan, hingga mengering. Selanjutnya benih semangka dimasukkan ke dalam setiap polybag satu biji sedalam 1,5 cm dengan posisi bakal tunas akar menghadap ke bawah. 

BACA JUGA:6 Manfaat Semangka untuk Kulit dan Wajah, serta Cara Pemakaiannya

BACA JUGA:Bila Konsumsi Semangka Jangan Dibuang BIjinya ya, Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Benih ditutup dengan campuran media semai dan disiram secukupnya. Selanjutnya untuk merangsang perkecambahan benih, permukaan semai ditutup dengan karung goni basah. Biarkan tertutup gelap selama 2 – 3 hari hingga kecambah muncul.

Selanjutnya tinggal lakukan penyiraman secara rutin. Bila ada serangan hama dan penyakit disemprot pestisida dengan dosis rendah, 30 – 50% dari dosis anjuran). “Setelah bibit semangka berumur 7 – 10 hari atau telah berdaun 2 – 3 helai sudah siap ditanam ke kebun," pungkasnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan