PENGENDALIAN, Lakukan Gerdal Secara Manual
BASMI: Petani bersama petugas penyuluh pertanian melakukan pembasmian hama tikus di lahan persawahan. FOTO: NISA/SUMEKS--
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Bersama para petani, petugas penyuluh pertanian Desa Lubuk Makmur, Kecamatan Lempuing Jaya melakukan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (Gerdal) aksi massal membasmi hama tikus. Kegiatan ini dilakukan serentak di lahan pertanian yang tengah memasuki masa tanam.
"Tikus memang masih banyak di lahan persawahan," ujar Priyo, petugas penyuluh pertanian, kemarin (21/5).
BACA JUGA:Berantas Tikus, Lakukan Gropyokan
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:Lakukan Empat Cara Kendalikan Tikus Sawah
Dalam kegiatan tersebut petugas berhasil menangkap 32 ekor tikus yang merusak tanaman padi. Jika pengendalian terhadap tikus tak segera dilakukan, tanaman padi akan semakin banyak yang rusak. Apalagi pertumbuhan populasi tikus cukup cepat.
Untuk kegiatan gerdal ini dilakukan gropyokan massal, yakni perburuan aktif secara bersama-sama.
"Kita menggunakan alat pacul dan patungan untuk membasmi tikus," katanya.
Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan. Ada cara pengemposan asap atau gas beracun ke dalam lubang sarang tikus, pengumpanan dan pemasangan pestisida racun tikus pada area yang sering dilalui hama.
BACA JUGA:Pengemposan, Cara Mudah dan Murah Berantas Tikus Sawah di Ogan Ilir
BACA JUGA:Pengemposan Jadi Andalan Basmi Hama Tikus di Sawah Ogan Ilir
"Lalu bisa juga melakukan pengendalian ekologis berupa pemanfaatan musuh alami seperti burung hantu dan pemasangan pagar perangkap," ujarnya.
