Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Bio Insektisida Ampuh Kendalikan Walang Sangit

PENGENDALIAN: Petani Kelompok Tani Sinar Permai Desa Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir melakukan gerakan pengendalian OPT pada tanaman padi. - FOTO: ANDIKA/SUMEKS-

INDRALAYA, SUMATERAEKSPRES.ID -Walang sangit menyerang dengan cara menghisap cairan pada tangkai bunga dan bulir padi, terutama pada fase pengisian dan pemasakan bulir.

Akibatnya, bulir padi bisa menjadi hampa atau tidak terisi sempurna, serta kualitas beras yang dihasilkan menjadi buruk.


Iklan Google/Link Sponsor

BACA JUGA:Walang Sangit Serang Padi di Ogan Ilir, Petani Kendalikan dengan Bio-Insektisida Ramah Lingkungan

BACA JUGA:Pasang Perangkap, Cegah Hama Walang Sangit

Menangkal serangan dari walang sangit, Kelompok Tani Sinar Permai Desa Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, melakukan upaya pencegahan.

Didampingi petugas POPT, Desi Dwi Juliana, S.P bersama penyuluh pertanian mereka melakukan Gerakan Pengendalian OPT padi.

"Kami melakukan monitoring pada hamparan padi seluas 15 Ha berumur 30–70 HST dengan varietas Lokal, Indramayu, dan Inpari 32. Pada lahan pertanian padi tersebut ditemukan OPT walang sangit," ujar Desi.

Mengatasi serangan walang sangit, telah dilakukan upaya pengendalian seluas 2 Ha dengan cara aplikasi bio-insektisida berbahan aktif Metarhizium anisopliae/Beauveria bassiana.

"Dalam upaya mengurangi dampak negatif pestisida kimia terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, penggunaan bio-insektisida menjadi alternatif," tambahnya.

Bio insektisida ini berbahan aktif jamur entomopatogen seperti Metarhizium anisopliae dan Beauveria bassiana. ‘’Kedua mikroorganisme ini dikenal efektif dalam mengendalikan berbagai jenis hama serangga secara ramah lingkungan,’’ ujarnya.

Metarhizium anisopliae adalah jamur tanah yang secara alami menyerang serangga dengan menempel pada kutikula (kulit luar) serangga.

Kemudian menembus tubuhnya dan berkembang biak di dalamnya. Proses ini menyebabkan kematian serangga dalam beberapa hari.

Jamur ini sangat efektif terhadap berbagai hama pertanian seperti wereng, ulat grayak, dan kumbang. Keunggulan utamanya selektivitasnya terhadap serangga sasaran, sehingga tidak membahayakan serangga non-target seperti lebah atau predator alami lainnya.

Sementara itu, Beauveria bassiana juga merupakan jamur entomopatogen yang bekerja dengan cara serupa.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan