Lakukan Panen 3 Hari Sekali, Tanam Cung Kediro, Permintaan Pasar Tinggi
TANAM: Di lahan cukup luas, Kusmayadi, warga Indralaya, menanam tanaman cung kediro atau yang lebih dikenal dengan nama tomat ceri. -FOTO: ANDIKA/SUMEKS-
INDRALAYA, SUMATERAEKSPRES.ID-Cung kediro atau dikenal juga dengan nama tomat ceri. Ukuran kecil-kecil seperti buah ceri. Tanaman tomat cung yang ditanam Kusmayadi, warga Indralaya.
“Tomat cung adalah salah satu tanaman pangan dalam kategori sayur-sayuran. Permintaannya di pasaran cukup tinggi karena biasa dijadikan racikan sambal,” katanya.
Selain untuk sambal, cung kediro ini biasanya untuk dibumbui daging, ikan, bumbu bakar, bawang, kemangi, dan lainnya. “Buah ini juga bagus untuk meredakan panas dalam dan sariawan,” ungkapnya.
Usia tanam tomat cung yang ditanam Kusmayadi sudah sekitar 1,5 bulanan. Di usia ini bunganya sudah mulai bermunculan, namun belum siap panen. Masih harus menunggu paling tidak sekitar usia 75 hari.
BACA JUGA:Warga Kayuagung Panen Tomat Cheri di Halaman Rumah
BACA JUGA:WhatsApp Siapkan Fitur 'Message Request', Pesan Nomor Asing Tak Lagi Masuk Otomatis ke Chat
Tanaman cung kediro tumbuh dari benih. Setelah usia penyemaian 3 minggu, barulah tanaman ini siap dipindahkan ke lokasi penanaman, menuju lahan yang sudah diolah dan diberi pupuk dasar sebelumnya. “Penyiraman dilakukan pagi dan sore hari, pada usia 3 minggu juga perlu dipasang ajir atau penyangga supaya tanaman dapat kuat menopang batang dan buah, sehingga tidak mudah patah saat tertiup angin,” jelasnya.
Proses pemanenan cung bisa dilakukan berkala hingga 16 kali panen. Rotasi panen sekitar 3 sampai 4 hari sekali. Jangan melakukan penundaan atau memanen tomat terlalu matang. “Karena akan menyebabkan tomat menjadi busuk. Mulailah melakukan panen sebelum tomat benar-benar matang,” jelasnya.
