Runners Babel Berdatangan Mengikuti Sumeks Musi Run Seri VI, Digelar 18 Januari 2026
Fitri Yusni. FOTO: IST--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Runner asal Provinsi Bangka Belitung (Babel) antusias mengikuti Sumatera Ekspres (Sumeks) Musi Run Seri VI di Kota Palembang. Setelah pelajar SMAN 1 Pemali, Ahmad Yahya Toure (17), juga bakal hadir Fitri Yusni (52).
Fitri Yusni yang akrab disapa Fit telah mendaftar kategori 5K. Dia hadir dengan cerita sederhana tapi penuh makna. Bukan atlet profesional, bukan pula bagian dari komunitas lari. Namun semangatnya mencerminkan esensi lari.
BACA JUGA:Deg-degan Jelang Race Day Sumeks Musi Run Seri VI, Pendaftaran Closing 10 Januari 2026
BACA JUGA:Pelajar Babel Kejar Podium di Sumeks Musi Run Seri VI, Ayo Pendaftaran Ditutup 10 Januari 2026
Bergerak, menikmati proses, dan tetap konsisten di setiap pace. “Lari itu buat senang,” ujar Fit, yang sudah hobi olahraga lari sejak 1991. Pengalaman panjangnya di berbagai event lari membuatnya paham ritme tubuh sendiri.
Baginya, lari itu tidak semuanya soal podium atau personal best (PB). Tetapi bagaimana menjaga tubuh tetap aktif dan pikiran tetap waras. Dia memilih kategori 5K karena realistis dengan kondisi dan target pribadi.
Jarak pendek, namun tetap menantang, apalagi dengan target waktu 40 menit. Bagi Fit, menjaga cadence stabil dan napas teratur lebih penting daripada memaksakan speed sejak awal. Dia mengikuti Sumeks Musi Run Seri VI bukan sekadar ikut-ikutan tren lari.
“Memotivasi prestasi generasi muda,” sambungnya. Katanya, dia ingin memberi contoh bahwa usia bukan alasan berhenti bergerak. Justru jadi bukti bahwa gaya hidup aktif bisa dijalani siapa saja.
Persiapan Fit terbilang sederhana. Ia menjaga kondisi tetap sehat, rutin bergerak, dan tidak memaksakan mileage berlebihan. Tantangan terbesarnya justru datang dari luar lintasan. Perjalanan dari Sungailiat ke Palembang. “Jarak tempuhnya jauh,” ucap Fit.
Menjelang lomba, perasaan Fit campur aduk tapi didominasi rasa bahagia. “Senang sekali,” katanya sambil tersenyum. Ia tak punya ritual rumit, hanya satu kebiasaan unik sebelum start. “Mandi wajib,” ucapnya padat, seolah itu jadi simbol kesiapan fisik dan mental.
Di balik langkah Fit, ada sosok paling berpengaruh dalam hidupnya. “Anak saya,” ujarnya. Dukungan keluarga menjadi bahan bakar utama agar tetap disiplin latihan, menjaga heart rate, dan fokus sampai garis finis tanpa drama tidak finis.
Fit pernah mengalami cedera ringan saat latihan. Tak berlebihan, ia memilih perawatan minimal dan kembali berlari secara bertahap.
Strateginya sederhana. “Latihan konsisten, jaga teknik, dan dengarkan tubuh,” katanya merangkum semua filosofi persiapannya.
Sumeks Musi Run Seri VI yang akan digelar 18 Januari 2026 punya daya tarik tersendiri baginya. Peserta yang membeludak dan hadiah besar membuat atmosfer lomba terasa hidup. Lebih dari itu, event ini jadi ruang silaturahmi lintas usia dan latar belakang.
