Dukung Dunia Pendidikan, Gelar AMBCC, Dorong Inovasi Mahasiswa
SELEKSI: Seleksi Astra Motor Business Case Competition (AMBCC) tingkat regional Sumsel telah berlangsung sejak Agustus lalu. Dari puluhan pendaftar, terpilih empat tim yang lolos ke tahap penjurian II di gedung Main Dealer Astra Motor Sumsel.- FOTO: IST-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Dalam perayaan HUT Ke-55, Astra Motor kembali menggelar Astra Motor Business Case Competition (AMBCC), sebuah ajang yang menjadi wadah bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk berinovasi sekaligus menuangkan ide kreatif dalam menjawab tantangan bisnis Astra Motor.
Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel, Budi Yanto mengatakan, kompetisi ini menjadi bukti nyata komitmen Astra Motor dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya pengembangan kompetensi generasi muda.
"Untuk wilayah Astra Motor Sumsel, kompetisi tahun ini semakin menarik karena diikuti tak hanya oleh mahasiswa asal Sumatera Selatan, tetapi juga peserta dari Aceh dan Malang," ujarnya.
Seleksi tingkat regional Sumsel telah berlangsung sejak Agustus lalu. Dari puluhan pendaftar, terpilih empat tim yang lolos ke tahap penjurian II yang digelar pada Kamis (26/9) di gedung Main Dealer Astra Motor Sumsel. "Proses penjurian dilakukan langsung Kepala Wilayah beserta jajaran manajemen Astra Motor Sumsel," ujarnya.
BACA JUGA:AMBCC 2025: Mahasiswa Aceh, Malang, dan Palembang Raih Juara Astra Motor Business Case Competition
BACA JUGA:Astra Motor Sumsel Bagikan Tips Aman Berkendara Sepeda Motor Saat Musim Hujan
Dari hasil penilaian, lanjutnya, ada tiga tim terbaik berhasil ditetapkan sebagai pemenang, yaitu Juara 1 Nuansa Consulting-Aceh (UMN, UIN Sultanah Nahrasiyah, UIN Malikussaleh), Juara 2 Doa Ibu-Malang (Universitas Brawijaya) dan juara 3 Dharmasetu Sriwijaya-Palembang (Universitas Sriwijaya).
Sebagai juara pertama, tim Nuansa Consulting berhak melaju ke tahap penjurian di Head Office Astra Motor dan berkesempatan menjadi finalis nasional. Di babak selanjutnya, para finalis akan melakukan presentasi secara langsung di HO untuk memperebutkan gelar Juara 1, 2, dan 3 tingkat nasional dengan hadiah uang tunai senilai jutaan rupiah.
Budi mengatakan, kompetisi ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sarana mengasah kemampuan analisis, kreativitas, sekaligus kolaborasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. "Kami bangga dengan keterlibatan mahasiswa dari Sumsel, Aceh, hingga Malang, dan berharap ajang ini melahirkan talenta muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
