Bedah Tuntas Perbedaan Krusial Perawatan Innova Diesel vs. Bensin!
Toyota Kijang Innova bermesin diesel dan bensin. SUMATERAEKSPRES.ID menguak disparitas signifikan dalam ritual perawatan keduanya,-Foto: Auto2000-
SUMATERAEKSPRES.ID - Sorotan tajam kini tertuju pada komparasi mendalam seputar seluk-beluk pemeliharaan dua raksasa otomotif di kelas MPV, Toyota Kijang Innova bermesin diesel dan bensin.
SUMATERAEKSPRES.ID menguak disparitas signifikan dalam ritual perawatan keduanya, dipengaruhi secara fundamental oleh arsitektur dapur pacu yang berbeda.
Innova Diesel menuntut atensi ekstra dalam orkestrasi perawatannya. Jantung diesel modern yang mengadopsi teknologi common-rail meniscayakan asupan bahan bakar beroktan tinggi demi menjaga performa puncak.
Ritme penggantian pelumas (oli) pada varian diesel ditetapkan lebih ketat, berkisar antara 5.000 hingga 10.000 kilometer.
BACA JUGA:Panduan Memilih Asuransi Mobil Suzuki Ertiga yang Tepat dan Menguntungkan
BACA JUGA:Perbandingan Toyota Innova Reborn vs Zenix: Lebih Futuristik, Hemat, dan Powerfull! Mana Pilihanmu?
Tak kalah krusial, penggantian filter solar menjadi agenda wajib untuk memproteksi sistem pembakaran dari kontaminasi residu bahan bakar.
Secara kumulatif, estimasi biaya perawatan Innova diesel dari kilometer 10.000 hingga 100.000 membengkak hingga angka Rp 16.131.400.
Di sisi berseberangan, Innova Bensin menawarkan kemudahan dan efisiensi biaya perawatan yang lebih bersahaja.
Siklus penggantian oli pada varian bensin umumnya direkomendasikan setiap 10.000 kilometer.
BACA JUGA:Dapatkan Toyota Innova Venturer Bekas, Mobil MPV Mewah dengan Harga Terjangkau!
BACA JUGA:Toyota Kijang Innova Super 2025, Berikut Daftar Harga di Setiap Tipe
Bahkan, penggantian busi sebagai komponen vital dalam sistem pengapian baru diperlukan setelah kendaraan menempuh jarak 20.000 kilometer.
Implikasinya, total biaya perawatan Innova bensin dalam rentang kilometer yang sama (10.000 - 100.000 km) tercatat lebih ekonomis, di angka Rp 15.071.400.
