Mudahkan Transaksi Non Tunai, Usaha Rumahan Tumbuh Bersama Layanan Digital BRI
BERKEMBANG: Rasyid, pemilik usaha D’King Donat yang berlokasi di Jl Angkatan 45 Palembang memanfaatkan layanan digital untuk bertransaksi.- FOTO: DILA/SUMEKS-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Pemanfaatan layanan perbankan digital dari BRI terus mendorong pertumbuhan usaha mikro di berbagai daerah.
Salah satunya dirasakan Rasyid, pemilik usaha D’King Donat yang berlokasi di Jl Angkatan 45, Lorong Harapan, Palembang. Usaha ini kini semakin berkembang berkat kemudahan transaksi melalui layanan BRI.
Rasyid mengungkapkan, usaha donat yang dirintisnya berawal dari kegemarannya menyantap donat. Dia menghabiskan waktu sekitar satu bulan untuk belajar hingga menemukan resep donat yang matang dan diminati konsumen. “Awalnya hanya coba-coba karena memang suka donat. Belajar sekitar satu bulan sampai ketemu resep yang pas dan ternyata banyak yang suka,” ujar Rasyid.
Sebelum fokus pada usaha donat, Rasyid sempat menekuni berbagai usaha lain. Mulai dari beternak lele hingga berjualan nasi goreng. Namun, dibandingkan usaha sebelumnya, sektor donat dinilai lebih menjanjikan dan memiliki pasar yang luas. “Kalau sekarang, usaha donat jauh lebih menjanjikan. Permintaannya stabil dan terus bertambah,” katanya.
Dalam menjalankan usahanya, Rasyid sangat menjaga kualitas produk. D’King Donat menggunakan bahan-bahan premium, mulai dari tepung hingga minyak goreng. Bahan yang dipilih melalui proses riset agar menghasilkan donat dengan rasa yang konsisten dan berkualitas. “Untuk menarik minat pelanggan, D’King Donat juga rutin menghadirkan promo, salah satunya paket tiga donat seharga Rp10 ribu, yang cukup diminati masyarakat,” pungkas dia.
BACA JUGA:Pinjaman Bank BRI Tanpa Agunan Bagi Guru Sertifikasi: Plafon Rp150 Juta, Bisa Ajukan via BRImo
BACA JUGA:5 Alasan Menabung di Bank BRI, Solusi Finansial yang Aman, Mudah, dan Menguntungkan
Seiring meningkatnya jumlah pelanggan, Rasyid memanfaatkan layanan perbankan digital dari BRI, termasuk penggunaan BRI Q untuk memudahkan transaksi non-tunai. Layanan tersebut sangat membantu kelancaran usaha karena transaksi dapat langsung tercatat dan dipantau. “Transaksi jadi lebih gampang, uang masuk bisa langsung dicek. Ini sangat membantu pengelolaan usaha,” jelasnya.
Pemanfaatan layanan BRI juga membuat D’King Donat semakin mudah menjangkau pelanggan dari berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok seperti Kayu Agung. Dengan sistem transaksi digital, pembeli tetap bisa melakukan pembayaran dengan praktis dan aman.
Rasyid menilai kehadiran BRI sebagai mitra UMKM memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil. Dukungan layanan perbankan yang inklusif dinilai mampu membantu UMKM naik kelas dan memperluas jangkauan pasar.
Ke depan, Rasyid berharap D’King Donat dapat terus berkembang dan menjadi contoh UMKM yang tumbuh berkat pemanfaatan layanan digital perbankan, sejalan dengan komitmen BRI dalam mendorong inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah.
