Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Pekerja Tewas Tertimpa Tembok di Ogan Ilir, Polisi Turun Tangan

ROBOH: Aparat saat melakukan pengecekan lokasi bangunan yang roboh menimpa Sumdiman. Foto: Ist--

OGAN ILIR, SUMATERAEKSPRES.ID - Polsek Rantau Alai menindaklanjuti laporan adanya kecelakaan kerja yang menewaskan seorang buruh bernama Sumdiman bin Sarnubi (50), warga Dusun II, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/10), sekitar pukul 13.30 WIB di Desa Talang Sari.

Saat kejadian, korban sedang bekerja di sebuah bangunan bekas gedung PAUD milik Jumadi, warga Talang Sari. Secara tiba-tiba, dinding bangunan yang terbuat dari semen dan batu bata roboh dan menimpa tubuh korban.

BACA JUGA:Dikebumikan di Samping Makam Ayah, Jenazah PMI yang Kecelakaan Kerja di Jepang Tiba Palembang

BACA JUGA:Hendak Bongkar Tower TVRI Sumsel, Pekerja Alami Kecelakaan Kerja, Begini Kondisinya!

Akibat tertimpa material bangunan, korban mengalami luka parah di bagian kepala, tangan, dan kaki.

Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Lebung Bandung untuk mendapatkan perawatan. 

Setelah itu, korban dirujuk ke Puskesmas Tanjung Raja, namun keluarga korban memutuskan untuk membawa korban pulang. Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB, korban meninggal dunia di rumahnya.

Menindaklanjuti laporan dari Camat Rantau Alai, Pebrina Mudianti, SP MSi, pada Jumat pagi (31/10), Kapolsek Rantau Alai Iptu Suparna bersama Camat Rantau Alai, Babinsa, Kanit Reskrim, Kanit Intel, Kades Talang Sari, dan perangkat desa mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan awal.

“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bangunan yang roboh merupakan gedung lama yang sudah tidak difungsikan dan tidak dirawat.

Diduga karena kondisi dinding yang rapuh, struktur bangunan tidak kuat menahan beban saat korban bekerja di sekitarnya,” ujar Kapolsek Rantau Alai Iptu Suparna.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan tidak membuat laporan polisi atas kejadian tersebut. Jenazah korban telah dimakamkan pada Jumat (31/10) pukul 11.00 WIB di TPU Desa Rantau Alai.

"Personel Polsek tetap melakukan monitoring situasi pascakejadian guna menjaga kondusivitas wilayah," katanya 

BACA JUGA:Kecelakaan Kerja Renggut Nyawa Karyawan Pabrik Karet, Terlindas Forklift Remnya Blong

BACA JUGA:Polisi Olah TKP Kecelakaan Kerja Pembangunan Infrastruktur PLTU Sumbagsel 1.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan