Iwan Kopok Dibekuk: Sindikat Curanmor Kos-Kosan Palembang Terungkap Lewat CCTV
GIRING: Tersangka Iwan Kopok saat digiring usai kakinya terkena peluru polisi saat dilakukan penangkapan. (Foto : Ist)--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Setelah viralnya rekaman CCTV aksi pencurian dua sepeda motor sekaligus di sebuah indekosan putri di Jalan Panca Sari, Kecamatan Kemuning, Palembang yang terjadi Jumat (11/7) lalu.
Tim Unit 1 Subdit III Jatanras Polda Sumsel bergerak cepat dan akhirnya berhasil meringkus pelaku utama.
BACA JUGA:5 Bulan Beraksi 12 TKP, Komplotan Curanmor Embat Motor Guru, Pedagang hingga Anggota Polri
BACA JUGA:Pelarian Tersangka Curanmor di Prabumulih Berakhir, Andika alias Dekul Dibekuk di PALI
Tersangkanya Iwan alias Kopok, seorang residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi lebih dari 50 kali dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.
Bersama dua rekannya, Iwan ditangkap dalam operasi senyap yang digelar beberapa hari setelah laporan dari korban masuk ke Polsek Kemuning.
Diketahui kejadian berlangsung saat azan subuh berkumandang. Dua orang pelaku terlihat rekaman kamera CCTV mengenakan jaket hoodie dan masker masuk ke aera parkir indekosan dan seorang lagi berjaga diluar.
Hanya dalam hitungan puluhan detik, dua unit sepeda motor jenis Honda Beat Street masing-masing berwarna silver dan hitam berhasil dibawa kabur.
Kedua korban, Ayu Eisy Pratama (25) dan Wanda (22), baru menyadari kehilangan motor mereka saat hendak beraktivitas di pagi hari.
"Motor kami dikunci stang, selama ini aman-aman saja jadi tidak pakai kunci tambahan. Gembok pagar kos juga sudah rusak lama, mungkin itu celahnya mereka masuk," ujar Ayu saat ditemui.
Setelah korban melapor ke Polsek Kemuning, Unit Reskrim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Tim Jatanras Polda Sumsel.
Penyelidikan mengarah kepada kelompok Iwan Kopok, yang sebelumnya juga pernah ditangkap dalam kasus serupa.
Dirkrimum Polda Sumsel, Kombespol johanes Bangun melalui Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, AKBP Tri Wahyudi, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Untuk keterangan teknis akan disampaikan lebih lanjut. Data lengkap sudah kami laporkan ke Kabid Humas dan Dirkrimum Polda Sumsel," tegas AKBP Tri kepada awak media.
