Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Cekcok Penumpang vs Sopir Taksi Online di Palembang Viral di Media Sosial, Diduga Ada Tindak Kekerasan

Cekcok Penumpang vs Sopir Taksi Online di Palembang Viral di Media Sosial, Diduga Ada Tindak Kekerasan-Foto: IST-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara dua penumpang perempuan dan seorang sopir taksi online mendadak viral di media sosial pada Jumat pagi (11/7), sekitar pukul 08.00 WIB.

Insiden tersebut terjadi saat keduanya dalam perjalanan dari Palembang Indah Mall (PIM) menuju kantor Bank BNI yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan 20 Ilir D. I, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang.

Dalam unggahan video yang beredar di Instagram, tampak kedua penumpang, yang diketahui merupakan pegawai bank, terlibat percekcokan dengan sopir.

Salah satu dari mereka, perempuan bernama Bela, bahkan diduga sempat mengalami kekerasan fisik setelah memilih turun dari kendaraan karena merasa tidak nyaman.

BACA JUGA:Samsung Galaxy Z Fold7 & Flip7 Resmi Dirilis: Disokong Galaxy AI dan Proteksi 3 Tahun

BACA JUGA:Galaxy Watch8 Resmi Meluncur: Disokong Galaxy AI dan Promo Cashback Rp1 Juta

Bermula dari Perbedaan Rute

Percekcokan tersebut bermula saat kedua penumpang memberikan arahan kepada sopir mengenai rute tercepat menuju kantor mereka.

Sopir sempat menolak saran untuk melewati jalan Kodam, dan kembali menolak rute alternatif melalui Jalan Veteran, meski jalur tersebut dinilai lebih efisien oleh penumpang.

“Saya sarankan lewat Veteran karena lebih dekat ke kantor. Tapi sopir bilang mutar. Kami cuma bantu arah karena dia tampak belum hafal wilayah,” ujar salah satu penumpang dalam keterangan unggahan video.

BACA JUGA:Review Lengkap LG Ultra Tab: Tablet Tangguh dengan Performa Andal di Tahun 2025

BACA JUGA:Bisnis Laundry dan Air Bersih, Solusi Cerdas di Tengah Ketidakstabilan Ekonomi

Namun, perbedaan pendapat ini justru memicu ketegangan. Sopir mulai menunjukkan sikap tidak kooperatif dan mengeluarkan pernyataan pribadi yang dianggap tidak relevan dengan layanan jasa transportasi.

Sopir Tersinggung dan Emosi

Dalam rekaman dan narasi yang beredar, sopir taksi online tersebut menyebut bahwa dirinya adalah mantan area manager yang baru saja resign, dan merasa direndahkan karena kini bekerja sebagai pengemudi.

"Aku ini dulu Area Manager, baru resign tanggal 10 kemarin. Mbak jangan ngerendahin aku cuma karena kerjaanku sekarang jadi driver,” ujar sopir dengan nada meninggi, sebagaimana ditulis dalam unggahan.

Meski penumpang mengaku tidak membalas ucapan sopir, tensi semakin tinggi. Sopir bahkan menuduh kedua perempuan tersebut merasa lebih tinggi karena status pekerjaan mereka sebagai pegawai bank.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan