Bacok Leher Istri, juga Tangan Adik Ipar, Diduga Kalap karena Ajak Rujuk Ditolak
DIPERIKSA : Suami pembacok istri dan adik ipar jalani pemeriksaan di Mapolres Prabumulih. FOTO;IST--
PRABUMULIH, SUMATERAEKSPRES.ID - Warga Kota Prabumulih khususnya yang tinggal di Jl Anggrek, Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara digegerkan dengan peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Seorang suami membacok istrinya.
Tak hanya itu, adik ipar pelaku pun ikut menjadi korban. Tangannya putus dan harus dilarikan ke rumah sakit. Jajaran Satreskrim Polres Prabumulih, berhasil mengungkap kasus yang terjadi Kamis (3/7) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB ini.
BACA JUGA:Tega! Pria di Palembang Perkosa Keponakan dan Bacok Kakak Ipar Saat Mabuk
BACA JUGA:Kesal Tak Masuk Panitia Kurban, Pria di Palembang Bacok Tetangga di Masjid
Kejadian ini dilaporkan Mawarni, keluarga korban ke Mapolres Prabumulih. Dalam laporannya disebutkan, kedua korban yaitu Lidia Kristina (22), istri pelaku dan NR (14), adik Lidia.
Sedangkan tersangkanya, Sandra Saputra (28), warga Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Malam itu, pelaku terlibat cekcok dengan istrinya.
Dalam pertengkaran tersebut, pelaku yang kalap membacok leher korban menggunakan parang.
Jeritan kesakitan korban membangunkan NR yang kemudian berusaha menolong kakaknya.
Namun pelaku justru ikut membacok N, hingga pergelangan tangan kirinya putus. Lidia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Sedangkan adiknya, harus mendapatkan perawatan intensif.
Motif kejadian ini diduga karena korban menolak ajakan rujuk dari pelaku. Usai melakukan aksi brutal tersebut, pelaku melarikan diri ke rumah keluarganya di wilayah Muara Sungai.
Lalu diserahkan ke Polsek Cambai, lalu ke Unit PPA Satreskrim Polres Prabumulih.
"Anggota telah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang bergagang plastik.
Saat ini, tersangka sudah ditahan dan menjalani proses pemeriksaan," ujar Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Tiyan Talingga.
BACA JUGA:Terlibat Dua Kasus, Pelaku Perampokan dan Pembacokan Marbot Masjid di Palembang Dibekuk Polisi
