Kasihan, Motor Tabrak Kerbau yang Menyeberang Jalan, Nyawa Nakes di Muratara Melayang, Begini Kejadiannya
TEWAS: Jenazah tenaga kesehatan (nakes) di Muratara yang menjadi korban laka lantas setelah sepeda motor yang dibawanya menabrak seekor kerbau yang menyeberang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, pagi kemarin (30/12) saat-Foto : izul/sumeks -
MURATARA, SUMATERAEKSPRES.ID - Nasib tragis dialami oleh Wahyuni Puspita Sari (28), seorang tenaga kesehatan (nakes) di salah satu puskesmas di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang meregang nyawa pagi kemarin (30/12), sekitar pukul 07.15 WIB.
Warga Desa Remban, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini tewas setelah sepeda motor Honda Beat BG 634 RY yang dikendarainya menabrak seekor kerbau yang hendak menyeberang jalan.
Informasi yang dihimpun koran ini peristiwa laka lantas yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara ini bermula saat korban dengan mengendarai sepeda motor dari arah Rupit menuju ke arah Kecamatan Karang Jaya.
Saat tengah melintas di TKP, tiba-tiba ada seekor kerbau yang menyeberang jalan tanpa diawasi oleh pemiliknya, korban yang tak dapat lagi menghindar langsung menabrak kerbau tersebut. Akibatnya korban terpental dari atas sepeda motornya dengan posisi kepala yang membentur ke aspal.
Korban pun langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Rupit. Namun, dalam perjalanan untuk dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya.
BACA JUGA:Selancar di Medsos Wanita Muda Tergiur Promo Coklat Dubai, Uang Rp50 Juta Melayang, Begini Ceritanya
BACA JUGA:Kronologi Kecelakaan Maut Depan SDN 47 Lubuklinggau: Sepeda Motor Hancur, 2 Nyawa Melayang
Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardhani SIK MH melalui kasat Lantas AKP Gunawan, mengkonfirmasi adanya insiden laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini. "Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Rupit akibat luka-luka serius. Sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya mengalami kerusakan parah. Kerbau yang terlibat dalam kecelakaan juga ditemukan dalam kondisi terluka di lokasi kejadian," ungkap Gunawan, kemarin (30/12).
Untuk penyebab utama kecelakaan ini diduga akibat kelalaian pemilik kerbau yang membiarkan hewan ternaknya berkeliaran di jalan raya tanpa pengawasan. Selama ini Jalinsum memang dikenal sebagai jalur utama dengan lalu lintas padat sering kali menjadi lokasi rawan kecelakaan, terutama karena kehadiran hewan ternak di area jalan.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa, sepeda motor Honda Beat Nopol BG 634 RY dalam kondisi rusak berat. Gunawan menyampaikan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik ternak, agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga hewan peliharaannya demi menghindari kecelakaan seperti ini," imbuhnya.
BACA JUGA:Warga Baturaja Jadi Korban Penipuan via Marketplace, Uang Rp23 Juta Melayang, Begini Ceritanya
BACA JUGA:Kena Serempet dan Terlindas Truk, Nyawa Buruh Bangunan Melayang di Simpang Bandara Palembang
Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian dari pihak lain yang dapat dikenakan sanksi hukum.
