Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Dua Hari Tenggelam, Belum Ditemukan

PENCARIAN: Tim SAR gabungan melakukan pencarian di hari kedua terhadap M Hafis Rizki (7), anak yang hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Komering Desa Lubuk Dalam Kayuagung. -Foto : Ist-

Tim SAR dan BPBD OKI Masih Menyisir Sungai Komering

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID-Pencarian terhadap M Hafis Rizki (7), anak yang hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Komering, Desa Lubuk Dalam, Kayuagung, terus dilakukan, kemarin (27/12). Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI menyusuri sungai bersama tim SAR.

Sekretaris BPBD OKI, Nova Triyussanto mengungkapkan, sebelum kejadian korban mandi di pinggir sungai tersebut bersama nenek dan kakaknya, Kamis (26/12), sekitar pukul 15.45 WIB. “Korban dan kakaknya sempat terseret arus sungai. Sang kakak sempat ditolong neneknya, sedangkan korban hanyut,” terangnya.

Saat itu, kondisi sungai memang sedang pasang. Aliran air yang deras mengakibatkan korban dengan cepat tenggelam. Pencarian kemarin menggunakan perahu karet. “Semoga saja korban bisa ditemukan,” imbuh Nova.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya anak tenggelam di aliran Sungai Komering pada Jumat malam, sekitar pukul 21.30 WIB.

BACA JUGA:Penyelam Temukan Tulang Diduga Manusia di Sungai Kelingi, Diduga Terkait Korban Tenggelam

BACA JUGA:Bangau Perkasa, SMA Maitreya Hoki, Tenggelamkan BSI dan SMAN 4 Palembang

Korban yang tenggelam ini, menurut informasi, merupakan warga Talang Jambe, Palembang. Kejadian tenggelam terjadi di wilayah Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Kayuagung. Korban sedang berlibur ke rumah neneknya.

Ia langsung menugaskan tim rescue Kantor SAR Palembang untuk berangkat ke lokasi dengan membawa peralatan SAR air, guna melakukan pencarian. Dikatakannya, untuk metode pencarian, tim dibagi dua.

Tim pertama melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet pada radius sejauh 8 kilometer ke arah barat laut. Sedangkan tim kedua melakukan pencarian dengan cara penyelaman di sekitar lokasi awal kejadian.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan