Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

TPP Terlambat, ASN Prabumulih Nyaris Tusuk Bendahara Puskesmas

TUSUK: Tangkapan layar video rekaman CCTV memperlihatkan oknum ASN yang nyaris menusuk Bendahara di Puskesmas Cambai. Foto : Ist--

PRABUMULIH, SUMATERAEKSPRES.ID - Warga Kota Prabumulih dibuat geger sebuah video rekaman CCTV insiden mencekam di lingkungan Puskesmas Cambai, Kota Prabumulih.

Dimana dalam video itu, seorang Bendahara Puskesmas Cambai beserta pegawai lain nyaris jadi korban penusukan seorang perempuan diduga oknum aparatur sipil negara (ASN).

BACA JUGA:Viral Video Bendahara Puskesmas Cambai Prabumulih Nyaris Ditusuk Oknum ASN, Diduga Dipicu TPP Terlambat Cair

BACA JUGA:Pasutri Dirampok, Suami Tewas 11 Tusukan, Kriminolog Sebut Lebih ke Motif Dendam

Narasinya menyebutkan bahwa peristiwa itu dipicu keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Diawali sang oknum masuk ke ruangan dan langsung menanyakan perihal uang TPP yang belum juga dibayarkan.

Tak puas mendengar jawaban bahwa TPP belum keluar. Oknum tersebut pun tampak tak percaya dan marah-marah. "Dak jadi hari ini," sambung oknum tersebut dan langsung dijawab pegawai tidak tahu, melihat dari bagian keuangan dulu. 

"Idak buntu kamu e," sambung oknum tersebut memastikan apakah hanya TPP-nya saja yang belum keluar, atau seluruhnya belum keluar. 

Karena jawaban yang diterima tidak sesuai harapan, oknum pegawai tersebut tampak emosi dan meluapkan amarahnya kepada seorang pegawai yang duduk di belakang meja, yang diduga merupakan bendahara Puskesmas Cambai.

Dalam rekaman CCTV, perempuan itu terlihat membanting kursi plastik di depannya ke arah belakang dan memaki-maki korban dengan nada tinggi dan gestur agresif.

Tidak hanya itu, oknum ASN tersebut juga terlihat menunjuk korban menggunakan tangan kirinya yang diarahkan tepat ke bagian wajah, memperlihatkan sikap mengancam. Suasana semakin mencekam ketika secara tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dari balik tubuhnya.

Aksi tersebut sontak membuat pegawai lain yang berada di dalam ruangan panik. Beberapa di antaranya terdengar berteriak ketakutan dan mencoba menjauh dari lokasi kejadian.

Situasi baru mulai terkendali setelah seorang pegawai laki-laki datang dari luar ruangan dan menghampiri lokasi, sehingga oknum pegawai perempuan tersebut akhirnya keluar dari ruangan.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban luka. Namun, insiden tersebut menuai kecaman dari masyarakat karena dinilai mencerminkan tindakan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ASN, terlebih di lingkungan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat pelayanan publik yang aman dan nyaman.

Menanggapi peristiwa tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih, Djoko Listiano, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan