Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Bertahan 24 Tahun, Pertahankan Resep Turun Temurun

PENERUS : Ema Mulyadi menjadi penerus usaha kerupuk kemplang dari keluarganya. FOTO : NISA/SUMEKS--

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Kerupuk kemplang dan tekwan kering asal Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah ada sejak lama. Karena makanan ringan ini sering dijadikan oleh- oleh para pejabat di lingkungan Kabupaten OKI.

Seperti Kerupuk Kemplang Ema Mulyadi yang berada di Jl Nuh Macan, Kelurahan Paku, Kecamatan Kayuagung ini bertahan selama 24 tahun memproduksi kemplang kerupuk.

BACA JUGA:Potensi Ekonomi di Kabupaten OKI: Dari Kerupuk Kemplang hingga Perkebunan yang Tetap Eksis

BACA JUGA:Wajib Mampir! Inilah 3 Gerai Kemplang Kerupuk Gabus Favorit di Kayuagung, Surganya Pecinta Kuliner Tradisional

Mulai dari usaha dari mulut ke mulut, sekarang sudah memiliki toko sendiri.

Pemilik toko kemplang kerupuk generasi ketiga, Ema Mulyadi mengatakan sebenarnya sudah ada beberapa generasi sebelumnya yang membesarkan usaha ini.

Bisa bertahan karena mereka memang mempertahankan kualitas dan rasanya sejak dulu. "Kualitas dan rasa yang utama sehingga kita mampu bertahan sampai saat ini, bersaing dengan produk kerupuk kemplang lainnya," terangnya, kemarin (12/10).

Dimana ikan gabus menjadi bahan utama pembuatan kerupuk kemplang di toko ini. Ada resep khusus yang dipakai secara turun-temurun dengan bahan utama ikan gabus segar.

Sehingga rasa kemplang maupun kerupuk produksinya gurih dan renyah. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menyukai rasanya. Apalagi jika hari besar tertentu toko ini kewalahan menerima pesanan.

BACA JUGA:Super Langka dan Enaknya Pake Banget! Inilah 5 Jenis Kerupuk Tunjung Khas Palembang, Wajib Tahu Nih

BACA JUGA:Kerupuk Tunjung, Kuliner Khas Palembang yang Produksinya Kini Mulai Langka

Ikan gabus yang digunakan berasal dari wilayah OKI seperti Pedamaran. Ia memiliki langganan khusus dan bisa membawa ikan gabus segar puluhan kilogram.

"Setiap hari kami memproduksi dengan puluhan kilogram sagu," imbuhnya. Ada beberapa karyawan yang ditempatkan di bagian dapur untuk proses pembuatan kemplang, karyawan lainnya bertugas menjemur kemplang yang dijemur di halaman rumahnya. (uni/fad) 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan