Palembang Bikin Wisman Jatuh Cinta! Dari Pesona Budaya Sungai Musi hingga Ledakan Rasa Kuliner Legendaris
Palembang bukan sekadar kota tua—budaya, sejarah, dan rasa menyatu di tepian Sungai Musi. Dari Jembatan Ampera hingga pempek dan pindang legendaris, sekali datang, wisman langsung jatuh cinta. Foto:Evan Zumarli/Sumateraekspres.id--
Wisatawan bisa menelusuri kisah masa lalu sambil menikmati hembusan angin Sungai Musi dan hiruk pikuk kota yang berjalan berdampingan dengan sejarah.
Kampung Wisata Al Munawar
Kampung Arab Al Munawar menghadirkan suasana berbeda. Rumah-rumah tua yang terawat rapi, lorong-lorong sempit, dan keramahan warganya menciptakan pengalaman wisata budaya yang autentik.
Di sini, wisman bisa melihat langsung bagaimana akulturasi budaya Arab dan Palembang tumbuh sejak ratusan tahun lalu.
BACA JUGA:RSUD Siti Fatimah Az-Zahrah Resmi Menjadi Rumah Sakit Wisata Medis di Sumatera Selatan
BACA JUGA:Travel Agent Siap Jadi Ujung Tombak, Endorse Layanan Kesehatan, Dikemas Jadi Paket Wisata
Masjid Agung Palembang dan Masjid Cheng Ho
Masjid Agung Palembang memancarkan wibawa sejarah Kesultanan, sementara Masjid Cheng Ho menawarkan harmoni arsitektur Islam dan Tionghoa.
Keduanya menjadi destinasi favorit wisata religi sekaligus ruang refleksi bagi wisatawan yang tertarik pada keindahan arsitektur dan toleransi budaya.
Kuliner Khas Palembang, Rasa yang Membuat Rindu
Pempek
Nama Palembang hampir selalu identik dengan pempek. Olahan ikan berpadu sagu ini hadir dalam berbagai bentuk, disempurnakan kuah cuko yang asam dan pedas.
BACA JUGA:1.377 Wisatawan Mancanegara Jelajahi Destinasi Unggulan Sumsel Naik Kereta Api
BACA JUGA:Kunjungan Kajati Sumsel ke Pagaralam, Sinergi Dorong Pariwisata dan Pendidikan Berkelas Nasional
Bagi wisman, pempek bukan sekadar makanan, melainkan pengalaman rasa yang kuat dan membekas—sering kali dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Martabak HAR
Martabak telur khas Palembang ini tampil berbeda dengan siraman kuah kari kental.
Perpaduan gurih dan rempahnya membuat martabak HAR menjadi favorit wisatawan asing yang ingin mencoba cita rasa lokal yang berani dan kaya.
Pindang Patin atau Gabus
Pindang adalah potret karakter Palembang dalam satu mangkuk. Rasa asam, pedas, dan segar berpadu dengan ikan patin atau gabus yang lembut.
BACA JUGA:Tanaman Melon Rawan Hama, Musim Hujan Jadi Tantangan Agrowisata Pulo Mas Empat Lawang
