Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Selidiki Aktor yang Biayai 4 Pelaku Bawa Bom Molotov

DIAMANKAN: Sebanyak 14 pemuda diamankan jajaran Polres Lahat dan TNI karena diduga hendak melakukan anarkis ke gedung DPRD Kabupaten Lahat, Selasa dinihari. FOTO: IST-foto: ist-

Saat Demo di DPRD Sumsel, Gedung DPRD Lahat Diduga Hendak Dibakar

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Meski aksi unjuk rasa mahasiswa 1 September 2025 di DPRD Sumsel berakhir damai, pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat tetap diperkuat. Apalagi, dalam demo di Palembang dua hari lalu, ada empat penyelundup yang bukan dari kalangan mahasiswa diamankan.

Mereka kedapatan membawa senjata tajam (sajam) dan bom molotov.  Keempatnya ditangkap petugas gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pada rentang waktu pukul 12.30–14.00 WIB. Keempatnya diketahui menyusup di barisan mahasiswa yang tengah berorasi di Jalan POM IX.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes pol Nandang Mukmin Wijaya mengungkapkan, salah seorang dari mereka yakni FS (16), tercatat sebagai pelajar salah satu SMK di Palembang. Tiga lainnya, FA (15), buruh, warga Karya Baru Kecamatan AAL,  MA (16), buruh, warga Lorok Pakjo,  serta KFR (21), karyawan swasta, warga Silaberanti.

Keempat pemuda itu dicurigai karena gerak-geriknya yang tak biasa. Saat diperiksa, mereka kedapatan membawa berbagai jenis senjata tajam, seperti pisau, badik, obeng, hingga kunci sok, serta sebuah bom molotov.

BACA JUGA:Empat Pemuda Diamankan Bawa Sajam dan Bom Molotov di Aksi DPRD Sumsel

BACA JUGA:Sembunyikan Berbagai Senjata Tajam Pembunuh dan Bom Molotov, Pelaku Tawuran: Untuk Kejutan Kami Sudah Siap

"Pelaku menyusup ke dalam barisan mahasiswa. Saat diamankan, ditemukan barang bukti berbahaya yang berpotensi menimbulkan kericuhan sehingga langsung diamankan anggota," ungkap Kombes Nandang.

Polrestabes Palembang saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keempat pemuda itu. Untuk barang bukti yang diamankan rinciannya, pisau bergagang kayu sepanjang kurang lebih 15 cm, badik bergagang bambu, pisau stainless gagang karet, obeng, gunting, dan kunci sok model Y. Lalu, tas ransel cokelat merek Deuter, bom molotov dari botol kaca berisi BBM jenis Pertalite

Dijelaskannya, keempat pemuda itu bakal dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dan bahan peledak. Telah dibuat laporan polisi (LP) terpisah untuk setiap pelaku. Total ada empat LP yang masuk ke SPKT Polrestabes Palembang pada 1 September 2025.

"Penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya aktor lain yang menyuruh atau membiayai mereka untuk membawa bom molotov ke lokasi aksi," tukas Kombes Nandang. Terpisah, jajaran Polres Lahat berhasil menggagalkan rencana aksi anarkis sekelompok massa. Mereka diduga akan melakukan pelemparan bom molotov ke gedung DPRD Kabupaten Lahat, Selasa (2/8) dini hari.

BACA JUGA:Gagalkan Tawuran Remaja, Dapati Sajam dan Bom Molotov

BACA JUGA:Aksi Cepat Polres Banyuasin Mengamankan Pemuda Berkumpul dengan Senjata Tajam, Kayu Balok dan Bom Molotov

Upaya pengagalan aksi ini dipimpin Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Redho Rizki Pratama STrk SIK MSi dan Kasat Intelkam Iptu Achmad Faizal Junaedi STrK. Senin (1/9) pukul 21.30 WIB, setelah menerima informasi intelijen terkait adanya gerombolan massa yang berkumpul di eks lapangan MTQ/Seganti Setungguan Kota Lahat, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan