Bintara Adukan Kasat ke Polda Sumsel, Soal Honor Pengamanan Objek Vital Diduga Dipotong
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono SIK MH.-foto: ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Anggota Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polrestabes Palembang Aiptu SRP, ‘berteriak’ atas dugaan pemotongan honor pengamanan (pam) oleh atasannya, AKBP ES. Polisi kelahiran tahun 1967 itu pun memberanikan diri mengadukan atasannya tersebut ke Polda Sumsel.
Informasi yang diterima Sumatera Ekspres, ada beberapa item yang diadukan Aiptu SRP pada Rabu (21/5). Mengaku atas nama mewakili rekan-rekannya, Aiptu SRP mengadukan soal pemotongan honor pengamanan anggota di beberapa instansi.
Sebut saja honor pengamanan di Bank Sumsel Babel (BSB), setiap anggota menandatangani pertanggungjawaban keuangan (perwapu) Rp3.960.000 per bulan. Namun dari 4 anggota yang ngepam, masing-masing hanya menerima Rp2.200.000 per bulan. Sisanya diduga potong oleh Kasat mereka.
Begitupun honor 3 anggota yang ngepam di Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan yang beroperasi di Kota Palembang. Honor masing-masing Rp3.500.000 per bulannya, diduga dikirim masuk ke rekening Kasat mereka. Baru diterima setiap anggota hanya Rp1.500.000.
BACA JUGA:Honor 400 Series Resmi Dirilis: Inilah Spesifikasi dan Harga yang Bikin Penasaran
Selanjutnya personel yang terlibat pengamanan Peningkatan Pelayanan Terpadu Listrik (P2TL) di PT PLN lebih banyak lagi, sebanyak 16 orang. Dari yang mereka tandatangani Rp2.200.000 per personel, yang diterima hanya Rp1.600.000 oleh setiap anggota.
Tak cukup di sana, tapi juga soal dugaan pemotongan honor oleh atasannya terhadap yang ngepam di PT Pertamina, PT KAI, dan Bank Mustika. Dia berharap pengaduannya itu dapat ditindaklanjuti oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH, yang dibanggakannya.
Sayangnya terkait kebenaran pengaduannya itu, Aiptu SRP belum merespons saat coba dikonfirmasi Sumatera Ekspres, Kamis (22/5). Meski dalam pengaduannya itu, dia menyatakan siap dipanggil dan memberikan keterangannya.
Panggilan suara WhatsApp (WA) kepadanya pukul 16.30 WIB, tidak dijawab. Begitupun pesan singkat yang dikirim pukul 16.32 WIB, belum dibaca dan dibalas oleh bintara tinggi (Bati) Polri yang menjelang masa purnatugas tersebut.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH, saat dikonfirmasi terkait masalah di Satpamobvit Polrestabes Palembang itu, mengarahkan konfirmasi ke pihak yang bersangkutan. “Berkenan langsung ke Kapolrestabes Palembang,” singkatnya, kemarin.
BACA JUGA:3 Bulan Perawat RSUD Kayuagung Tak Terima Honor dan Jasa Medis
BACA JUGA:Honor Resmi Kembali ke Indonesia dengan Peluncuran Produk Inovatif
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono SIK MH, membenarkan adanya Kasat Pamobvit Polrestabes Palembang yang diadukan anggotanya ke Polda Sumsel, soal dugaan pemotongan honor pengamanan objek vital. “Saat ini keduanya sedang kami periksa,” akunya, sore kemarin.
